Home / Profil / PERSIS SOLO

Kamis, 10 Juni 2021 - 10:58 WIB

YULIUS PAMUNGKAS, KECIL, LINCAH DAN NGEYELNYA BUKAN MAIN

Nama Yulius Pamungkas memang tidak begitu dikenal oleh para penggemar Persis Solo meskipun dirinya sempat menjalin negosiasi dengan manajemen Persis Solo tahun 2019. Selain karena usianya yang masih muda, Yulius pun gagal menjadi bagian dari tim Persis Solo saat itu.

Namun itu adalah cerita musim lalu. Musim ini, Yulius masuk sebagai pemain Persis Solo melalui jalur seleksi pemain lokal. Nasibnya musim ini bisa saja berbeda cerita jika dirinya dianggap layak oleh pelatih untuk bertahan di tim Persis Solo.

Bek sayap kelahiran Sukoharjo, 16 Juli 2000 itu bercerita awal kisahnya menjadi pemain sepakbola profesional. Yulius kecil seperti anak seusianya suka bermain bola di lapangan kampungnya, melihat tetangganya bermain sepakbola hingga bisa masuk televisi menjadi motivasi bagi yulius.

“Ya pengen mas bisa main bola dan banyak teman, waktu kecil itu saya masuk sekolah sepakbola. Lama kelamaan saya ternyata nambah jatuh cinta dengan sepakbola dan ingin jadi pemain bola beneran,”cerita Yulius mengenang masa kecilnya.

Baca Juga   HARI PERTAMA SELEKSI PEMAIN PERSIS SOLO, SEJUMLAH PEMAIN MEMBUAT TOMMY KEPINCUT

Di ajang sepakbola lokal Solo, Yulius memang punya kecepatan di atas rata-rata. Posturnya yang tidak terlalu tinggi membuatnya lebih fleksibel saat memacu kecepatan. Hal inilah yang membuat tim pelatih kepincut dengan performa yang ditampilkan Yulius saat proses seleksi pemain.

“Persis Solo ini klub profesional pertama saya, ga nyangka saja saya bisa dikasih kesempatan seleksi, saya maksimalkan dan akhirnya bisa keterima,”lanjutnya.

Yulius sering muncul dalam konten media sosial klub Persis Solo, kepolosan dan tingkah lucu sang pemain sering terlihat bercanda dengan seniornya, Agi Pratama. Meski bukan pemain bintang namun mental Yulius terlihat tidak canggung saat berbaur dengan rekannya yang lebih senior dan populer.

Dalam sebuah sesi latihan tendangan penalti, Yulius dengan sangat tenang mampu mengecoh kiper senior, Wahyu Tri Nugroho. Namun sebagai pemain yang lebih muda, dia mengaku tetap membawa diri dan tidak melupakan adat ketimuran.

Terbaru, Yulius tampil apik saat Persis Solo melakoni ujicoba dengan Bhayangkara FC. menghadapi Osas Saha, Yulius terlihat ngotot berduel dengan pemain naturalisasi kelahiran Nigeria tersebut.

Baca Juga   PERSIS SOLO VS PSCS CILACAP: SAMA-SAMA SALING INCAR KEMENANGAN

“Idola saya di tim ini adalah mas Ekky Taufik, pengen saja bisa sukses seperti beliau. Di sini saya mengambil banyak pengalaman dan pelajaran dari para senior yang sangat pengalaman bermain bola,”ungkap Yulius.

Sebagai pemain lokal Solo, Yulius bisa saja beruntung andai menjadi bagian dari pemain yang diberangkatkan ke Oxford United untuk menimba ilmu sepakbola di sana. Impian dari anak muda desa bisa bermain bola di luar negeri tidak datang dua kali, dirinya mengaku tidak akan befikir dua kali andai pemilik klub memberinya kesempatan.

Pemain yang mengidolai Cristiano Ronaldo ini memendam cita-cita bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia meski tahu jalan ke sana pasti akan terjal dan butuh latihan yang ekstra keras.

“Yang penting saya kerja keras dulu saat latihan, kalau dikirim ke Oxford tentu senang, kalau tetap di Persis Solo ya senang. Saya tidak ingin melewatkan kesempatan di Persis Solo saat ini,”pungkas Yulius.

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Delegasi FIFA Temui PSSI,Format Kompetisi Terserah Keputusan PSSI

PERSIS SOLO

Bangga Dengan Atribut Merah Pasoepati

PERSIS SOLO

UJIAN MENTAL PEMAIN DI MARKAS PERSEWAR WAROPEN

PERSIS SOLO

TIDAK HARUS DI MANAHAN, DI MANA PUN, PERSIS SOLO SELALU SIAP BERMAIN

PERSIS SOLO

Panpel Raih Pemasukan 142 Juta

PERSIS SOLO

Minggu Ini, Fokus Peningkatan Kondisi Fisik Pemain

PERSIS SOLO

Yanuar Ruspuspito, Satu Gol ini semoga Sabtu Cetak Gol Lagi

PERSIS SOLO

Evaluasi Tim Setelah Uji Coba