Persis Solo

Awal berdirinya tidak langsung menggunakan nama Persis Solo, melainkan masih bernama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB). | Read More »

Media Online Pasoepati dan Persis Solo | Read More »

Pasoepati

Jangan pernah bertanya tentang loyalitas kepada Pasoepati. Meski harus dihadapkan dengan situasi klub kebanggaannya | Read More »

Stadion Manahan

Berdiri megah di tengah-tengah pusat kota, salah satu tempat yang sangat representatif dalam menggelar event-event olah raga berskala nasional maupun internasional. | Read More »

 

Dapat Pinalti, PSIS Semarang Juarai Polda Jateng Cup

default500

Turnamen Polda Jawa Tengah akhirnya berakhir dan menasbihkan PSIS Semarang sebagai juara usai mengalahkan Persis Solo, Minggu (2/8/2015) sore di Stadion Jatidiri.

[Galeri Foto] Persis Solo vs PSIS Semarang

bayu nugroho

Beberapa rekaman lensa yang berhasil diabadikan fotografer kami pada laga leg kedua antara Persis Solo vs PSIS Semarang, 30 Juli 2015, di Stadion Manahan, Solo.

Final Polda Jateng Cup: Berebut Banyak Gol di Manahan

persis solo 2015

Sempat tertunda beberapa waktu, Persis Solo akhirnya menjamu tim asal Ibu Kota Jawa Tengah, PSIS Semarang, Kamis (30/7/2015) sore di Stadion Manahan dalam laga final leg-2 Polda Jateng Cup 2015.

Inilah Jadwal Lanjutan Final Polda Jateng Cup

default500

Lanjutan laga puncak Polda Jateng Cup 2015 yg sempat tertunda akhirnya kembali dilanjutkan. Ya, kedua pihak baik dari PSIS Semarang maupun Persis Solo menyepakati untuk menuntaskan laga final tersebut.

Final Leg-2, Panser – Snex Dilarang Masuk Manahan

default500

Suporter PSIS Semarang, Panserbiru dan Snex dilarang untuk datang langsung memberikan dukungan untuk tim kesayangannya saat melakoni leg-2 final Polda Jateng Cup, Sabtu (11/7/2015) malam di Stadion Manahan.

Final Leg-2 Polda Jateng Cup, Koreografi dan Aksi Pasoepati di Semua Tribun

wpid-img_20140815_223816.jpg

Laga final leg-2 seharusnya menjadi ajang terakhir kedua tim yang berlaga di partai puncak, namun hal itu tidak terjadi di ajang Polda Jateng Cup 2015. Bahkan, kedua kontestan harus bertarung hingga edisi ke-3 untuk menasbihkan siapa sebenarnya tim terkuat di Jawa tengah saat ini.