Home / PERSIS SOLO

Rabu, 1 April 2015 - 18:21 WIB

[Statistik] Persis Solo vs Mitra Kukar

Laskar Sambernyawa kembali gagal melewati tantangan dari tim ISL. Setelah beberapa waktu silam taklut di kaki Sriwijaya FC, kini tamu dari Borneo, Mitra Kukar yang giliran member pelajaran pada Persis Solo. Pada pertandingan yang dihelat di Manahan pada senin lalu (29/3), Ferryanto cs kalah dengan skor 2-3.

Formasi 4-2-3-1 digunakan coach Aris Budi untuk meladeni tamu dari Tenggarong. Posisi kiper tetap dipercayakan pada Johan sembari menunggu pulihnya penjaga gawang utama, Agung Prasetyo yang masih dalam masa pemulihan pasca sakit. Kuartet belakang diisi oleh Hendri, Gusripen, Sabani dan Sandy. Inilah pertama kalinya Sabani melakoni debut sebagai starter tahun ini setelah juga mengalami pemulihan sakit thypus. Anggo Julian dan Rosyid menopang lini tengah dibantu oleh Andrid dan Dedi Cahyono di kanan dan kiri. Ferryanto ditempatkan ujung tombak didukung Andika di belakangnya.

Scott Cooper menerapkan 4-5-1 dengan menjadikan striker Irlandia Roy O’Donovan sebagai striker tunggal. 2 gelandang jebolan timnas U-19, Septian David dan Hendra Sandi dipadukan dengan Defri Riski dan Diego Michels dan semakin kuat dengan sokongan gelandang flamboyan, Cristobal Marques.

Persis sempat member kejutan pada awal babak. menyadari lini tengah Mitra Kukar lebih kuat, Persis lebih menyasar sisi sayap tamunya. Sektor kanan Mitra Kukar yang dijaga pemain gaek Zuklifli tepatnya. Andrid mencoba dimanfaatkan betul kecepatannya untuk bisa menembus pertahanan MM. Bola dari Johan selalu diarahkan kepada dua full back terutama Sandy lewat sisi kiri. Segitiga Sandy-Andrid-Anggo sebelumnya cukup merepotkan pertahanan Mitra Kukar.

Baca Juga   Wiwid Bangkitkan Motivasi Pemain Persis Solo

Pada 10 menit pertama, Persis sudah mengancam lewat akselerasi Andrid 2 kali melakukan percobaan, tendangan pertamanya masih bisa diblok Rifki Mokodompit, sayang pada percobaan kedua sepakan Andrid melambung. Beberapa menit berselang, giliran Ferryanto yang mendapat kesempatan, hanya saja usaha sang kapten digagalkan Dedy Gusmawan

Rupanya Mitra Kukar masih belum menyadari kelemahan di sisi kiri mereka. Lagi-lagi lewat area ini, Ferryanto mendapat peluang. Sodoran Dedi yang jitu sukses dikejar Ferryanto, pada kesempatan kedua ini Ia sukses menkonversinya menjadi gol. Sebuah placing ciamik mengelabuhi Rifki dan Persis unggul 1-0.

Setelah itu keadaan malah memburuk bagi Persis. Anggo Julian terpaksa ditarik keluar digantikan Ainudin. Kali ini Andika yang mengisi pos Anggo yang cedera. Ketiadaan Anggo jelas mengurangi kekuatan Persis, juga membuat Cristobal Marquez makin leluasa menguasai lini tengah untuk Mitra Kukar. Mulai dari momen itu, Mitra Kukar berganti menguasai pertandingan. Setelah tertinggal 1 gol Mitra Kukar langsung menerapkan pressing ketat hingga Persis sulit mengembangkan permainan. Anindito dkk memaksa Persis bermain longball, dan MM berhasil. Serangan MM memang tidak sporadis tapi konsis, alon-alon waton kelakon, Scott?

Benar saja, pada ujung babak pertama, Roy O’donovan mencetak gol ke 5 nya selama masa pra-musim Mitra Kukar. Gol memanfaatkan kecerobohan Johan dalam mengantisipasi tendangan keras pemain MM, bola muntah langsung disambar saja oleh pemain Irlandia itu. Skor imbang 1-1 berakhir hingga usai babak pertama.

Baca Juga   Piala Kemerdekaan, Pembukaan Digelar di Serang

Babak kedua dimulai dengan keadaa masih sama, lapangan dikuasai MM. Persis mencoba melawan dengan memasukan Abdi Gusti yang masih cedera pergelangan kaki, namun hasilnya tak begitu baik. Malah Mitra Kukar kembali mencetak 2 gol lagi di babak ini lewat kaki Diego Michels dan Fajar Handika.

Unggul 2 gol membuat Scott Cooper semakin percaya diri bereksperimen. Melawan tim level divisi utama seperti Persis, stok striker MM yang belum bermain diberi kesempatan merumput pada 10 menit terakhir untuk bemain di belakang. Ada nama Jajang Mulyana yang sore itu yang rambutnya dibuat mirip bek kawakan Nigeria, Taribo West mengisi pos center-back. Juga ada nama Rahmad Affandi, 3 tahun sebelumnya Ia adalah juru gedor macan Kemayoran, dicoba untuk melakoni tugas sebagai full-back kiri mengganti Anindito.  Hasilnya? Persis sukses memanfaatkan keselengehan itu dengan mencetak gol penghibur lewat kaki Andrid Wibawa.

Andrid lagi-lagi membuktikan ketajamannya setelah di laga melawan PPSM pria asal Pedan mencetak gol. Kehilangan Bayu Nugroho tak begitu terasa jika Ia bisa mempertahankan performanya. Kini hanya tinggal menunggu striker tajam yang mampu menaikan lagi kualitas lini depan Persis.

Kekalahan 2-3 ini jelas bisa dimaklumi lantaran masih ujicoba. Namun kehilangan pilar seperti Anggo Julian rupanya cukup membuat Persis oleng. Coach Aris mestinya harus memutar otak untuk mencari alternatif strategi andai kondisi serupa ini terjadi saat kompetisi berjalan.

Share :

Baca Juga

Galeri Foto Pertandingan

[Galeri Foto] Persipur Purwodadi melawan Persis Solo

PERSIS SOLO

Solo FC Berkunjung Ke Sekolah-Sekolah

PERSIS SOLO

[ Final Polda Jateng Cup] Amankan Poin di Semarang!

PERSIS SOLO

Persipur Tahan Imbang Persis Solo di Babak Pertama

PERSIS SOLO

Ada Komunikasi Dengan Persebaya, Namun Belum Ada Surat Resmi

PERSIS SOLO

Agung Setyobudi Ingin Pemain Bisa Berlatih Bersama

PERSIS SOLO

Kick Off Divisi Utama 19 Februari, Persis Solo Segera Bentuk Tim

PERSIS SOLO

Babak Pertama: PPSM 2 – 1 Persis Solo