Divisi Utama Empat Wilayah?
Ditengah vakumnya kegiatan Persis Solo dikarenakan bulan puasa dan telah dipulangkannya seluruh pemain ke daerah asalnya masing-masing, terdengar rumor bahwa kompetisi Divisi Utama musim depan akan dibagi menjadi empat wilayah. Adanya rumor tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Umum Persis Solo Rubhan…
Baca SelengkapnyaPemain Pastikan Ikuti Play Off
Pengurus Persis Solo beserta jajaran manajemen akhirnya mengadakan pertemuan dengan pemain. Kemarin malam bertempat di rumah dinas wawali, sebanyak 15 pemain memenuhi undangan rapat yang membahas tentang pelaksanaan play off yang sedianya akan dilaksanakan awal bulan depan.
Baca SelengkapnyaHari Ini Pengurus Panggil Pemain
Pengurus Persis Solo segera bertindak cepat menyikapi kabar mengenai akan diadakannya play off Divisi Utama Liga Indonesia pada awal bulan depan. Sejumlah pemain yang saat ini masih bertahan di Solo akan dipanggil keseluruhannya untuk menghadap ketua umum yang juga menjabat…
Baca SelengkapnyaPersis Ikut Play Off
Berita mengejutkan datang dari mess Persis Solo. Laskar Samber Nyawa dipastikan mengikuti babak play off untuk menentukan degradasi ke Divisi Satu melawan Persiku Kudus. Pertandingan tersebut akan digelar di stadion Manahan dan PSSI belum menentukan waktu pelaksanaannya.
Baca SelengkapnyaPersis Riwayatmu Kini
Pengurus Persis Solo berjanji tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Solo untuk membiayai kompetisi Persis Solo sebagai klub profesional, selama tetap bertahan di Divisi Utama. Namun, jika Persis terdegradasi ke Divisi I, Persis berhak mendapatkan dana dari…
Baca SelengkapnyaBLI Pastikan Persis Turun Kasta
Badan Liga Indonesia (BLI) memastikan tim Sepakbola kebanggaan Wong Solo terdegradasi dari Divisi Utama Liga Indonesia ke Divisi I. Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigor Shalom Boboy mengatakan kalau pemberitahuan tentang nasib Persis telah dikirimkan kepada Persis sekitar seminggu yang lalu.
Baca Selengkapnya









"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.



