Home / PERSIS SOLO

Senin, 12 Juli 2010 - 06:31 WIB

Selamat Hari Suporter Nasional

Rabu, 12 Juli 2000. Di ruang rapat Redaksi BOLA, Jalan Pal Merah Selatan 3 Jakarta, sebuah kesepakatan telah diambil. Dalam dialog seusai santap siang, para kelompok suporter pembaru menetapkan tanggal 12 Juli sebagai Hari Suporter Nasional (HSN).

Mereka adalah Aremania, The Jakmania, dan Pasoepati, yang sudah kerap beraksi dengan segala kreativitasnya, serta Viking Persib Fans Club yang ingin menjejaki langkah langkah ketiga pendahulunya.

DEKLARASI 12 JULI : MENYEPAKATI HARI SUPORTER NASIONAL

“Kelak tiap tahun kita akan memperingati hari persaudaraan antarsuporter se-Indonesia dengan kegiatan-kegiatan positif bersifat sosial. Kita akan berkumpul lagi seperti ini. Terima kasih kepada BOLA yang telah menjembatani dan memberi perhatian secara aktif terhadap perkembangan suporter di Indonesia”, papar Bambang Haryanto yang pada waktu itu menjabat sebagai Humas dan Media Pasoepati.

Bambang-lah yang mengusulkan penetapan HSN dan semua peserta mendukungnya. Peristiwa ini diharapkan menjadi momentum penyatuan visi dan mempererat tali silaturahmi antar kelompok suporter yang beragam.

Para kelompok suporter diwakili para pentolannya masing-masing. Sebut saja Yuli Sugiarto dan Muhammad Noer dari Aremania. Mayor Haristanto selaku Presiden Pasoepati. The Jak langsung dipimpin Ferry Indrasjarief dan Faisal, sementara Viking diwakili Eri Hendrian dan Nandang Leo Rukaran. Acara dipandu Sigit Nugroho, Koordinator Liputan Sepakbola Nasional BOLA.

Dialog informal berjalan penuh keakraban dalam semangat kesetaraan. Mereka saling berbagi pengalaman dan bertukar pikiran dalam mengorganisasikan kelompoknya.

Peserta sepakat bahwa wadah kelompok suporter bisa menjadi sarana untuk menularkan virus positif, seperti persaudaraan, sportivitas, serta antikekerasan. “Inilah salah satu cara untuk mengikis sikap fanatisme sempit di kalangan suporter”, sebut M. Noer dari Aremania.

Kami segenap redaksi Pasoepati.Net mengucapkan “Selamat Hari Suporter Nasional ke 10”, semoga persepakbolaan di Indonesia bisa lebih maju dengan menghilangkan segala bentuk rasisme dan anarkisme antar suporter. Kita boleh berbeda warna, tapi sejatinya kita adalah satu bendera.

Lalu, apakah harapan teman-teman kedepan dalam memperingati Hari Suporter Nasional ini?

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Striker Baru diuji Sore Ini

PERSIS SOLO

Target 15 Poin Terlampaui

PERSIS SOLO

Rekaman Audiensi Persis Solo di Loji Gandrung (2)

PERSIS SOLO

Junaidi Isyaratkan Ubah Strategi

PERSIS SOLO

Onana, Hanya Nomer 12 di Persis Solo Yang Bikin Saya Takut

PERSIS SOLO

Deltamania Sidoarjo, Kembali Hadir di Stadion Manahan

PERSIS SOLO

Liswanto Absen Lawan PPSM Magelang

PERSIS SOLO

Agresif di Depan, Minim Kekuatan di Lini Belakang