Langit sore yang terlihat sedikit mendung tidak mengurangi semangat juang para pemain PERSIS Solo dalam laga Uji Coba kontra Legiun Asing yang diadakan di stadion Manahan Solo, Selasa (24/6/2014) sore.
Uji Coba yang berakhir dengan skor imbang 4 – 4 ini memang terasa sedikit berbeda dengan laga uji coba yang pernah diselenggarakan sebelumnya. Sedikitnya para supporter Pasoepati yang turut serta dalam euforia laga ini memang membuat tribun stadion terlihat kurang merah menyala baik dari tribun VIP, selatan, utara, serta tribun timur yang biasanya dipenuhi oleh para Pasoepati mania.
Tribun timur atau lebih tepatnya Gate B7 yang biasanya ramai dengan gemuruh bass drum, serta yel yel yang dipandu oleh dirijen pun tidak terlihat. Hal ini jelas mengurangi kemeriahan serta euforia stadion Manahan yang biasanya berhasil membuat tim tamu mati gaya.
Lain hal nya dengan tribun selatan dan utara yang masih selalu terdengar dentuman bass drum serta yel – yel sejak menit pertama hingga laga usai meskipun tidak semua sisi tribun terpenuhi.
Sedikitnya animo masyarakat Solo untuk melihat laga Uji Coba PERSIS Solo melawan Legiun Asing yang notabene adalah para pemain yang selama ini berlaga di kompetisi teratas Indonesia ( ISL ) dikarenakan kurang nya publikasi serta ketidakjelasan siapa lawan tanding PERSIS Solo setelah beberapa nama klub elit Indonesia dikabarkan akan menjajal kekuatan Laskar Samber Nyawa (julukan PERSIS Solo ) di jeda musim kompetisi ini.
Namun hal tersebut tidak mengurangi sedikit pun semangat juang Laskar Samber Nyawa karena esensi dari laga Uji Coba tersebut adalah untuk memulihkan kondisi fisik pemain setelah beberapa minggu berlibur.
“Tetep senang lah meskipun sepi penonton, kan uji coba ini hanya untuk pemulihan kondisi fisik saja. Biasa orang Solo kalau beritanya tidak jelas kan jadi malas untuk nonton, “ ujar Ferry Anto striker berpostur tinggi yang ikut menyumbangkan gol pada laga ini.
Laga ditutup dengan ceremony para pemain yang berjalan mendekat ke arah tribun sambil melambaikan tangan sebagai ungkapan rasa terimakasih atas dukungan supporter Pasoepati yang telah hadir yang sejurus kemudian membuat para Pasoepati mania berhamburan turun ke lapangan untuk sekadar berjabat tangan dan foto bersama.
“Kurang puas sih dengan hasil laga ini, tapi tidak mengapa, semua telah berlatih dan bermain dengan baik, “ ungkap sang stiker menutup perbincangan singkat kali ini.
@epik_upik



