Home / PERSIS SOLO

Sabtu, 28 Oktober 2017 - 09:36 WIB

UJI COBA LAGI? TUNGGU HASIL MANAGER MEETING

SOLO – Dua kali uji coba dilakoni Bayu Andra dkk dalam sepekan ini. PS UTP dan PS MARS menjadi pilihan tim pelatih untuk menjajal formasi yang dipersiapkan untuk menghadapi babak delapan besar Liga 2 Indonesia yang kabarnya akan dimulai pada medio awal November mendatang.

Dalam uji coba menghadapi dua klub lokal tersebut, pelatih Persis Solo, Freddy Muli tidak menargetkan timnya harus menang besar namun hanya untuk menjaga kebugaran pemain sekaligus mencoba sejumlah formasi yang kemungkinan bisa diterapkan pada laga delapan besar Liga 2.

Baca Juga   UJI COBA: PERSIS SOLO INGIN BELAJAR PADA TIM JUARA LIGA 1

“Uji coba ini hanya untuk menjaga kebugaran pemain serta menjaga kekompakan permainan yang sudah terbangun,”ujar pelatih asal Palopo tersebut.

Persis Solo akan mengawali laga babak delapan besar tanpa 5 pemain pilarnya. M Wahyu, Agung Supriyanto, Irkham Zahrul, Hendri absen lantaran sanksi dari Komdis PSSI, serta Gufron dipastikan absen lantaran terkena akumulasi kartu kuning.

Baca Juga   JANGAN ADA SANKSI LAGI DI BABAK 16 BESAR

Ditanya terkait uji coba lanjutan, Freddy Muli mengaku menjadikan hasil manager meeting pada 31 Oktober mendatang sebagai acuan timnya.

“Kalau dimulai pada 10 November ya berarti ada uji coba lagi, namun kalau tiba-tiba diputuskan tanggal 3 November kan tidak mungkin ada uji coba. Kita tunggu saja dulu hasilnya seperti apa,”terang Freddy Muli.

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Setelah Logo Persis Solo Diklaim Milik Paulus, Dualisme Persis Solo Terulang?

PASOEPATI

Pasoepati Kembali Penuhi Tribun, Panpel Raih Pemasukan 266 Juta

PERSIS SOLO

Statistik: Persis Tidak Efektif Dalam Penyelesaian Akhir

Galeri Foto Pertandingan

[Galeri Foto] Persis Solo Menjamu Persiku Kudus

PERSIS SOLO

Dimas Galih dan Andrid Wibawa Tersisih

PERSIS SOLO

Junaidi Khawatirkan Kondisi Fisik Pemain

PERSIS SOLO

Semarang jadi Tempat Play Off Divisi Utama

PERSIS SOLO

Harga Tiket Naik, Pemasukan Panpel Mencapai 190 Juta