Skuad Persis Solo musim ini dihuni beberapa pemain muda potensial asal Kota Bengawan dan sekitarnya. Sebut saja Yussa Nugraha, Dhika Kuswardani serta Nuri Agus, namun mereka belum mendapatkan menit bermain, setidaknya hingga matchday ke-9 yang sudah dilakoni Persis Solo.
Usai Persis Solo memastikan jadi juara grup 3, suporter mulai menulis usulan di sosial media agar tim pelatih berani melakukan rotasi pemain serta memberika menit bermain bagi pemain muda, terutama yang berasal dari Solo.
Sosok Yussa Nugraha menjadi pemain yang ditunggu kiprahnya, track record Yussa selama membela Feyenord Rotterdam Junior membuat publik penasaran aksi yussa di lapangan.
Tak hanya Yussa, Dhika Kuswardani juga menjadi pemain muda dengan track record cukup mengkilat. Dhika bahkan pernah terpilih menjadi anggota tim Garuda Select yang menimba ilmu di Inggris selama hampir dua tahun.
Bersama pemain muda lainnya, mereka gagal menarik hati Eko Purjianto untuk mendapatkan menit bermain di Persis Solo.
Eko Purjianto, menanggapi positif hal tersebut. Dirinya mengaku membuka kesempatan pemain mudanya agar bisa tampil di laga resmi, namun mereka harus bekerja keras di sesi latihan.
“Semua punya kesempatan bermain, tergantung kebutuhan tim pelatih, syaratnya mereka harus menunjukkan kerja keras di latihan,” terang Eko Purjianto.


