Home / PERSIS SOLO

Kamis, 1 Agustus 2024 - 10:04 WIB

KUALITAS FISIK PEMAIN JADI EVALUASI MILOMIR SESLIJA

Kekalahan Persis Solo dari Arema FC di laga semi final Piala Presiden 2024 menyisakan pekerjaan rumah bagi sang pelatih, Milomir Seslija, terkait kesiapan timnya menghadapi kompetisi BRI Liga 1 2024. Milo menilai para pemainnya belum semuanya berada di level kebugaran tertinggi, terutama legiun asingnya yang tiga diantaranya belum lama beradaptasi dengan cuaca di Indonesia.

Facundo Aranda, Ricardo Lima, Gonzalo Andrada dan Eduardo Kunde merupakan pemain asing yang bahkan belum pernah merasakan cuaca Indonesia sebelum bergabung dengan Persis Solo.

Baca Juga   MILOMIR SESLIJA KEMBALI TANGANI PERSIS SOLO

“Lima pemain asing baru kami belum memiliki tingkat kebugaran yang sempurna. Mereka juga belum merasakan intensitas latihan yang tinggi sebelum menghadapi laga,”ungkap Milo pada awak media usai laga menghadapi Arema FC (31/7) malam.

Pelatih asal Bosnia Herzegovina itu tak menyesali kekalahan Persis Solo melawan Arema FC, dirinya menyiapkan timnya agar bisa maksimal di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. Piala Presiden merupakan ajang pemanasan bagi timnya dan bukan target utama yang dirancangnya.

Baca Juga   COACH MILO: ALTHAF JANGAN BURU-BURU MASUK TIMNAS

“Bagi saya, kekalahan ini bukan masalah. Sebab, kami bisa belajar dari pertandingan ini dan berusaha untuk menjadi lebih baik. kami datang ke turnamen ini sebagai ajang persiapan. Saat kalah pada laga semacam ini, kami harus banyak belajar dari kesalahan”terang Milo.

 

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Satu Poin di Laga Perdana Divisi Utama

PERSIS SOLO

PERSIS SOLO KALAHKAN SULUT UNITED, NAIK KE POSISI LIMA KLASEMEN

PERSIS SOLO

SIAPA PENGGANTI FREDDY MULI, JAFRI SASTRA ATAU MARWAL ISKANDAR?

PERSIS SOLO

TURNAMEN PRAMUSIM IFeL LIGA 2 2021: PERSIS RAIH JUARA, BAIM RAIH TOPSKOR

PERSIS SOLO

Joko Rus, Penampilanya Masih Memikat

PERSIS SOLO

UJIAN MENTAL PEMAIN DI MARKAS PERSEWAR WAROPEN

PERSIS SOLO

Persis Solo Raih Kemenangan Perdana

PERSIS SOLO

TIGA PEMAIN SENIOR DI LINI DEPAN, BISA JADI MENTOR BAGI PENYERANG PERSIS YOUTH