Home / Artikel Pembaca

Senin, 31 Mei 2010 - 08:57 WIB

Sampai Kapan Kami Harus Menunggu ?

Sudah sekian lama sejak kompetisi Divisi Utama selesai, para pemain Persis Solo belum juga mendapat bayaran gaji  selama tiga bulan lebih.  Satu hal yang menjadi pertanyaan ialah : Mengapa masalah yang sama seperti tahun lalu bisa terulang kembali ?? Bukankah seharusnya permasalahan tahun lalu bisa dijadikan introspeksi dan juga pelajaran yang berharga untuk menyongsong musim selanjutnya..

Lantas sekarang bagaimana..?? Kenapa sampai sekarang pun gaji pemain masih samar. Bahkan permasalahan gaji pahlawan-pahlawan kita saat seolah terlupakan karena  diselenggarakanya semi final dan final divisi utama di Stadion kebanggaan kita, Manahan. Perlu kita ketahui bahwa saat ini mereka  masih menunggu kepastian yang tak kunjung tiba sementara mereka terus didesak oleh kebutuhan hidup.

Apakah sampai saat ini kita telah melakukan sesuatu yang lebih berarti untuk Persis Solo..?? Memang di setiap Persis berlaga kita selalu menemani dan mensupport mereka, namun apakah hanya sebatas itu saja..?? Bagaimana dengan kesejahteraan pahlawan-pahlawan kita..? Mengapa kita tidak bisa melakikan sesuatu yang berarti untuk kesejahteraan mereka ..?

Sudah terlalu lama kita berdiam diri kawan. Alangkah sangat baik apabila kita segera bergerak menuntut pembayaran gaji pemain Persis Solo. Pasoepati adalah pemain ke 12 Persis Solo, sudah selayaknya kita ikut merasakan penderitaan pemain-pemain Persis Solo.

Coba kita lihat saudara kita, Aremania. Di saat tim kebanggan mereka Arema menghadapi krisis, mereka merapatkan barisan untuk menuntut penyelesaian krisis di tubuh Arema, dan pada akhirnya mereka memetik hsail yang sangat manis di akhir kompetisi yaitu menjadi juara Liga Super Indonesia. Jadi kalau mereka bisa, mengapa kita tidak..??

* artikel kiriman dari Anggara Wepe ( Pasoepati Korwil Yogyakarta )

Share :

Baca Juga

Artikel Pembaca

Merdekalah Sepakbola Indonesia!

Artikel Pembaca

Ketika Cinta Terbentur Permusuhan Suporter

Artikel Pembaca

AWAY DILARANG, NONBAR DIDENDA

Artikel Pembaca

[Artikel Pembaca] Kami di Belakangmu!

Artikel Pembaca

16 Besar Divisi Utama, Apa Kabar Persis Solo?

Artikel Pembaca

Merosotnya Prestasi Persis Solo

Artikel Pembaca

Antara Prinsip dan Loyalitas

Artikel Pembaca

Sepakbola dan Kedewasaan Suporter, Refleksi 11 Tahun Pasoepati