Home / PERSIS SOLO

Sabtu, 11 Oktober 2014 - 18:46 WIB

[Preview] Persis Solo vs PSCS Cilacap

wpid-img_20140812_223705.jpgPertandingan yang cukup menentukan akan tersaji pada minggu (12/10). Persis akan menjamu PSCS Cilacap di stadion Manahan dan berebut poin sekaligus memelihara asa untuk melaju ke semifinal. Kemenangan akan sangat berarti untuk bisa bersaing dengan Martapura FC dan Pusamania Borneo FC yang kini unggul.

Kedua tim asal Jawa Tengah ini hampir punya nasib yang segaris dalam 2 game awal. Sama-sama imbang di laga pembuka di kandang, dan takluk kala melawat ke Kalimantan pada game kedua. Kini Persis dan PSCS hanya meraih 1 poin dari 2 laga tadi dan berbagi tempat di klasemen grup N di tingkat ke 3 dan 4.

Persis harus menang melawan PSCS jika tak ingin dipaksa mengubur harapannya untuk lolos ke ISL. Jelas ini adalah tantangan yang tidak mudah karena PSCS tentu datang dengan motivasi tinggi demi menebus kekecewaan karena tak menuai hasil yang diinginkan dalam 2 game terakhir. Apalagi, 2 pemain mereka telah pulih dari cedera dan siap tampil di Manahan minggu besok tentu akan menambah keyakinan Taryono cs. Yakni Andes Prabowo dan Wahyu Tri Harjanto yang sebelumnya harus absen dibekap cedera kaki. Keduanya adalah pemain kunci yang selama ini diandalkan PSCS. Khusus untuk Wahyu Gowang, inilah aksi comebacknya setelah 4 bulan absen membela PSCS. Wahyu berpeluang menambah koleksi golnya yang kini telah berjumlah 7 gol.

Baca Juga   [Polda Jateng Cup] Memutus Mitos di Stadion Wijaya Kusuma

Sementara keadaan sebaliknya harus Persis Solo alami. Hendri, Bayu Nugroho, Tinton dan Fandi harus absen lantaran sanksi. Keempatnya harus rela duduk di bangku penonton karena hukuman komdis yang menilai mereka berkelakuan kurang baik pada wasit yang memimpin laga melawan Martapura, rabu lalu. Kehilangan 4 pemain kunci ini diperkirakan akan mengurangi kekuatan tim asuhan Widyantoro. Harapan tentu disampirkan di pundak pemain muda seperti Agung Budi, Dedi Indra, Sidiq dan mungkin juga Waskito untuk mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan seniornya.

Baca Juga   Laskar Sambernyawa Bawa Skuad Terbaik ke Samarinda

Pemain muda Persis yang jarang diturunkan mungkin bisa menjadi solusi terbaik bagi krisis pemain yang sedang menimpa Solo. Semangat yang masih tinggi bisa dimanfaatkan untuk melawan persaingan yang sengit di grup N. Akan menjadi persekutuan yang luarbiasa jika digabung dengan semangat Pasoepati yang tak pernah meredup.(persisstats)

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Setelah Pasoepati dan Persis Solo, Giliran Panpel Kena Sanksi Komdis

PERSIS SOLO

Gol Komang Adnyana Kandaskan Solo FC

PERSIS SOLO

Akhirnya, Liga Indonesia di Dua Wilayah

PERSIS SOLO

Manajemen Datangkan Eks Striker Persib Bandung

PERSIS SOLO

Informasi Pasoepati Tur ke Pekalongan

PERSIS SOLO

Dikelola Dengan Baik Atau Lolos ISL, Pilih Mana?

PERSIS SOLO

Tiga Pemain Persis Solo Terancam Absen

PERSIS SOLO

Roberto Kwateh Hangatkan Seleksi Persis Solo