Tim Laskar Samber Nyawa akan mencoba mencuri kemenangan di stadion Krida, sabtu (12/5) sore saat Ndubuisi dan kawan-kawan menantang tuan rumah PSIR Rembang dalam lanjutan laga kompetisi Divisi Utama LPIS.

Michael Ndubuisi, menjadi tembok tangguh di lini belakang Persis Solo
Persis datang ke Rembang bermodalkan semangat tinggi, hal ini karena konflik internal yang selama ini menjadi batu sandungan sudah berhasil diselesaikan setelah manajemen, tim pelatih dan para pemain duduk bersama mencari solusi permasalahan tim.
Kondisi inilah yang membuat pelatih Persis Solo, Junaidi optimis bisa meraih hasil maksimal di rembang. “Dengan adanya masalah kemarin, kami bisa mengambil hikmah dan siap membuat kebangkitan,” jelas Junaidi.
Meskipun tidak akan diperkuat gelandang Imam Rochmawan, namun hal itu sepertinya tidak akan menjadi masalah besar bagi Junaidi karena dirinya mempunya Ade Candra maupun Yunet hardiyanto yang bisa dioptimalkan dilini tengah.
Disisi lain, Junaidi kemungkinan bisa kembali menurunkan Michael Ndubuisi di lini belakang Persis Solo. Pemain jangkung asal Nigeria ini akan menjadi tembok tangguh guna meredam kecepatan penyerang PSIR, Cristian lenglolo.
“Kami pantang menyerah, meski tengah menghadapi serbuan badai masalah. Besok (Hari ini-red) kami ingin menang,” tegas Junaidi.
Namun Persis harus mewaspadai kebangkitan tim PSIR yang ditangani pelatih Haryanto. Meskipun bermaterikan sebagian besar pemain muda, namun tim asal pesisir utara Jawa Tengah ini mampu mencuri satu poin saat kedua tim bertemu di stadion Manahan pada pertemuan pertama Februari lalu.
Apalagi PSIR ditopang penyerang dengan kecepatan tinggi, Cristian Lenglolo dan Lubis Syukur. Selain itu, ketangguhan PSIR saat melakoni laga kandang membuat tim berjuluk Dampo Awang ini layak diwaspadai para pemain Persis Solo.



