Home / PERSIS SOLO

Selasa, 21 Januari 2014 - 03:40 WIB

Kick Off Divisi Utama Dimulai April?

Teka-teki kapan dimulainya kick off kompetisi liga divisi utama mulai menemui jawabannya. Jika sebelumnya jadwal kick off akan dilangsungkan pada Februari, maka hal tersebut terbantahkan oleh pernyataan CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, yang mengemukan bahwa kick off akan dilangsungkan pada bulan April mendatang. Sementara untuk bulan Februari sudah diputuskan sebagai jadwal kick kompetisi Liga Super Indonesia.
BangkitPersis2014
“Hampir pasti divisi utama dimulai bulan April mendatang atau setelah pelaksanaan Pemilu Legislatif,” kata Joko Driyono, Senin (20/1) seperti dikutip dari sportsatu.com.

PT Liga Indonesia selaku operator liga sebelumnya memang telah memiliki dua opsi untuk memulai kick-off kompetisi divisi utama. Terkait dengan adanya dua pilihan tersebut, tak terlepas dari adanya rencana mengurangi jumlah peserta liga yang saat ini telah membengkak menjadi 64 tim peserta.

Opsi menggelar kompetisi pada bulan April mendatang menandakan bahwa PT Liga akan melakukan percepatan pengurangan tim menjadi 32 tim peserta pada kompetisi musim 2015. Sementara jika kompetisi digelar bulan Februari, pengurangan jumlah peserta menjadi 32 tim akan terjadi pada musim kompetisi 2017.

“Memang jika mengacu pada keputusan Kongres 17 Maret, ada roadmap bahwa DU menjadi 32 tim peserta pada musim 2017 nanti. Tapi analisis sementara dari PT Liga bersama dengan Komite Kompetisi, ada keinginan untuk melakukan percepatan, sehingga 32 tim sudah ada pada 2015 atau 2016,” lanjut Joko Driyono.

Selain perhitungan percepatan pengurangan jumlah tim peserta tersebut, pihak PT Liga sendiri lebih ingin memberikan waktu yang cukup untuk setiap tim mempersiapkan timnya masing-masing. Jeda waktu dua bulan yang ada dirasa cukup untuk sebuah tim membangun dan memperbaiki komposisi timnya sebelum kompetisi benar-benar dimulai.

“Persaingan menuju musim kompetisi 2015 tentu akan berbeda dengan 2017. Kalau sistem degradasi dan promosi menggunakan skenario A, persiapan tentu akan berbeda dengan skenario B. Sehingga klub harus diberi waktu yang cukup untuk menyiapkan diri,” pungkasnya. (Pasnet/Sportsatu.com)

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Ditantang Persipasi, Persis Solo Krisis Pemain

PERSIS SOLO

Djohar Arifin Hussein Duduki Ketua Umum PSSI 2011-2015

PERSIS SOLO

Tantang Persija IPL di Madiun, Jadwal Persis Padat

PERSIS SOLO

Tinton dan Hendri Menyusul ke Banjarnegara

PERSIS SOLO

Persis Solo Siap Di Launching

PERSIS SOLO

RESMI, JACKSEN THIAGO JADI MANAJER PERSIS SOLO

Uji Coba

Persis vs Persela, Uji Ketahanan Fisik Pemain

PERSIS SOLO

Soal Merger, Solo FC Tunggu Acuan Yang Jelas Dari PSSI