Home / PERSIS SOLO / Sepakbola Soloraya

Rabu, 30 Maret 2022 - 17:11 WIB

KLB ASKOT SOLO, MAYORITAS KLUB INTERNAL USUNG ARYA SURENDRA

Desakan klub internal Persis Solo agar kepengurusan Asosiasi Sepakbola Kota (Askot) Solo direvolusi sudah diujung jalan. Pergantian pengurus yang sebelumnya digembar-gemborkan oleh mayoritas klub internal Persis Solo akhirnya kesampaian.

Askot Solo segera mempunyai ketua baru usai gelaran Kongres Luar Biasa (KLB) yang rencananya akan dihelat pada Jumat (1/4) siang.

Nama Arya Surendra menjadi kandidat kuat yang diusung oleh mayoritas klub internal Persis Solo. Rektor UNSA yang juga anggota Exco PSSI Jawa Tengah itu kabarnya diusung oleh separuh lebih anggota klub internal.

Baca Juga   ISU TRANSFER TAK GANGGU FOKUS PEMAIN

“Beliau saat ini anggota Exco PSSI Jawa Tengah, tentu jika ada kabar terbaru dari organisasi akan lebih cepat karena beliau punya peran penting di Asprov, ” ujar Anjasmara, pengurus PS MARS.

Lebih lanjut, Anjasmara menyebut bahwa Arya Surendra mempunyai kemampuan untuk memimpin Askot Solo. Sepak terjang Arya Surendradi sepakbola Solo saat menangani Monas UNSA menjadi pertimbangan klub internal mengusungnya.

Baca Juga   PELATIH FISIK PERSIS SOLO TAK KELIHATAN, KEMANAKAH?

“Usianya masih muda, punya visi misi yang jelas dan terutama dia punya pengalaman menjalankan organisasi serta mengelola klub internal,”lanjut Anjasmara.

Sebelumnya, Ketua Askot Solo, Paulus Haryoto memilih mundur dari posisinya sebagai orang nomor satu di organisasi sepakbola Solo. Dalam surat pengunduran dirinya, Paulus memilih berkonsentrasi dalam tugasnya saat ini sebagai anggota DPRD Kota Solo.

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Semangat Kami Tetap Menyala

PERSIS SOLO

Liputan Foto Persis Solo vs Mitra Kukar

Stadion Manahan

SAH, PERSIS SOLO TUAN RUMAH GRUP C LIGA 2 2021

PERSIS SOLO

Manajemen Siap Beri Kesempatan Pemain Muda Solo Ikuti Seleksi PERSIS

PERSIS SOLO

SALAHUDIN AJAK PEMAINNYA FOKUS KE KOMPETISI

PERSIS SOLO

Negosiasi Pemain Terus Berjalan, Penambahan Pemain Terus Dilakukan

PERSIS SOLO

Format Kompetisi Dua Wilayah Belum Final

PERSIS SOLO

Faktor Emosi Pemain menjadi Pemicu Kegagalan Persis