Drama terjadi di Stadion Segiri, Samarinda, kala Persis Solo menantang tuan rumah, Borneo FC dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 pekan ke 25, Minggu (2/3/2025) malam. Tendangan penalti penyerang tuan rumah, Matheus Pato, berhasil ditepis secara gemilang oleh kiper Persis Solo, Gianluca Pandeynuwu.
Penalti diberikan usai wasit melakukan cecking VAR usai mendapatkan isyarat bahwa ada kemungkinan pelanggaran yang dilakukan oleh pemain belakang Persis Solo pada Matheus Pato saat melakoni duel udara di kotak penalti Persis Solo. Para pemain Persis Solo nampak cemas karena keunggulan 1-0 yang diperolehnya terancam hilang didepan mata, apalagi sang algojo merupakan salah satu penyerang asing terbaik di kompetisi BRI Liga 1.
Tendangan dilakukan mendatar di sisi kanan Gianluca dan berhasil ditepis secara gemilang oleh kiper asal Manado itu, sontak para pemain Persis Solo kegirangan. Usai pertandingan, Gianluca mengaku magis Stadion Segiri masih bersahabat dengan dirinya, dirinya sempat memperkuat Borneo FC selama 6 musim sebelum hijrah ke Persis Solo.
“Senang sekali bisa kembali lagi ke Stadion Segiri, karena stadion ini seperti rumah bagi saya, karena saya lama tinggal di sini (Samarinda). Stadion Segiri masih bersahabat dengan saya,” ujar Gianluca.
Laga selanjutnya Persis Solo akan menjamu Bali United FC pada Kamis (6/3/2025) malam di Stadion Manahan, Solo. Kemenangan menjadi harga mati untuk terus memelihara peluang lolos dari zopna degradasi.

