Home / PERSIS SOLO

Sabtu, 21 Januari 2012 - 10:05 WIB

Balada Ferryanto vs PSS Sleman

Ferryanto, itulah nama pemain Persis Solo yang akan menjadi sorotan utama di laga lanjutan kompetisi Divisi Utama PSSI yang mempertemukan Persis Solo dengan PSSSleman, Sabtu (21/1)  di stadion Manahan Solo.

Ferryanto, partai sarat emosi dengan bekas klubnya

Ferryanto dipastikan menjadi sorotan mengingat pemain bernomor punggung 17 tersebut merupakan mantan pemain PSS Sleman musim lalu. Melawan mantan klub, tentunya menjadi moment krusial bagi seorang pemain, tak terkecuali dengan yang akan dialami oleh Ferryanto.

Pada musim 2010/2011 lalu, Ferryanto memang menjadi salah satu pemain andalan di klub laskar Sembada, PSS Sleman. Selama satu musim berkiprah bersama PSS, Ferryanto berhasil menyumbangkan 5 gol dan 4 assist bagi timnya.

Salah satu gol pentingnya tercipta di laga pamungkas PSS melawan Barito Putra yang berkesudahan dengan skor 1-0 untuk PSS. Gol semata wayang dari kaki Ferryanto, tak hanya memberikan kemenangan bagi timnya namun juga menghindarkan tim PSS dari jurang degradasi.

Selama membela PSS Sleman musim lalu, nama Ferryanto sebenarnya sempat menjadi idola publik Slemania. Perannya di PSS Sleman pun terbilang cukup vital bagi tim.

Namun sayang, musim ini nama Ferryanto terpaksa tersisihkan dari skuad Elang Jawa, julukan PSS Sleman, setelah pelatih anyar PSS, Widiantoro, tidak menyukai gaya permainan Ferryanto.

“Sebenarnya dari pihak manajemen tim memutuskan untuk memperpanjang kontrak saya di PSS Sleman. Saya juga sudah mengikuti persiapan tim selama 3 bulan bersama PSS. Tapi akhirnya saya dicoret dari tim setelah pelatih baru PSS tidak cocok dengan permainan saya. Saya pun bisa menghargai keputusannya,” cerita Ferryanto ketika berbincang dengan redaksi PasoepatiNet, Kamis (19/1) malam.

Lepas dari PSS Sleman, Ferryanto memutuskan kembali lagi berkarir di Persis Solo, klub yang pernah ia bela di musim kompetisi 2009/2010 lalu.

Bisa kembali lagi ke tim yang pernah membesarkan namanya, membuat Ferryanto sangat bersyukur. Terlebih lagi, suporter Pasoepati juga menyambut hangat kembalinya Ferryanto ke klub kota bengawan.

“Saya sangat bersyukur bisa berjuang lagi di Persis Solo dan bisa didukung lagi oleh suporter Pasoepati,” sambung Ferryanto.

Sementara itu, menanggapi pertandingan melawan mantan klubnya, Ferryanto mengaku bahwa pertandingan tersebut sudah sangat ia nantikan. Meski akan bertarung melawan mantan rekan-rekannya di PSS musim lalu, tapi Ferryanto berjanji akan tetap menampilkan kemampuan terbaiknya bagi Persis, termasuk ambisi besarnya bisa mencetak gol ke gawang PSS Sleman.

“Ini pertandingan yang saya tunggu. Saya menginginkan pertandingan besok bisa berjalan seru dan menarik. Secara pribadi, saya akan berbuat yang terbaik untuk Persis Solo dengan memberikan penampilan terbaik saya. Saya juga akan berusaha untuk dapat mencetak gol ke gawang mantan tim saya,” ujar Ferryanto dengan penuh keyakinan.

Satu musim bersama PSS Sleman musim lalu, telah memberikan kenangan tersendiri bagi pemain dengan sapaan akrab Ferrygoal ini.

Ferryanto tetaplah menaruh rasa hormat kepada mantan klubnya sekaligus kepada Slemania dan juga suporter PSS lainnya. Namun, Ferryanto juga menyadari betul bahwa di hatinya kini ada Persis Solo dan Pasoepati.

“Walaupun banyak kenangan di PSS Sleman, baik itu kenangan bersama tim maupun dukungan dari Slemania dan BCS, tapi Persis Solo dan Pasoepati tetap mempunyai arti tersendiri di hati saya,” ujar Ferryanto.

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Tingkatkan Level Vo2Max melalui Lari Cross Country

PERSIS SOLO

Totok Supriyanto : Pemain Muda Solo Tetap Akan Diberdayakan

PERSIS SOLO

EKO PURJIANTO AKUI SUDAH TEMUKAN KERANGKA UTAMA TIM PERSIS SOLO

PERSIS SOLO

Kick Off Divisi Utama 19 Februari, Persis Solo Segera Bentuk Tim

PERSIS SOLO

Sore Ini, Tim Persis Solo Dilaunching di Sriwedari

Statistik Persis Solo

[Statistik] Strategi Persis Berujung Kemenangan Dramatis

PERSIS SOLO

Junaidi Menilai Pemainnya Terlalu Emosional

PERSIS SOLO

Statistik Jelang Pertemuan Persis Solo Vs PPSM Magelang