Dalam kurun waktu sembilan musim terakhir, musim ini Laskar Sambernyawa kembali lolos ke fase delapan besar untuk yang ketiga kalinya.
Sebelumnya, pada musim 2014 dan 2017, Persis Solo pernah masuk ke fase tersebut, namun akhirnya gagal masuk ke babak empat besar dengan sejumlah drama yang mengikuti Persis Solo sepanjang babak delapan besar di periode itu.
Dengan materi pemain yang terbilang lebih mumpuni, musim ini Persis Solo lolos ke fase delapan besar dengan predikat juara grup C dalam fase penyisihan grup.
Namun, meski menyandang status juara grup, perjalanan Laskar Sambernyawa musim ini bak roller coaster. Performa kurang stabil ditampilkan Fabiano Beltrame dkk selama sepuluh laga.
Di babak delapan besar, Persis Solo masuk ke grup X bersama tiga kompetitor lainnya, yakni Sriwijaya FC, RANS Cilegon serta Persiba Balikpapan.
Menggunakan format Single Round Robin, setiap kontestan akan memainkan tiga pertandingan di Grup X. Dua tim terbaik di akhir klasemen akan lolos menuju babal semi final Liga 2 2021.
Manajemen Persis Solo mengaku mewaspadi semua rivalnya di grup X, melalui media officer klub, Bryan Barcelona, Persis Solo siap bersanding dengan tim manapun.
“Kami tidak terfokus hanya satu tim tertentu saja, semua kompetitor mempunyai kekuatan tersendiri, dan kami fokus pada tim kami sendiri, ” terang Bryan.



