Home / PERSIS SOLO

Kamis, 7 November 2013 - 15:58 WIB

Usai Gelar Kongres, Berikut Ini Harapan Pasoepati

17

Kongres Pasoepati ke-5 telah usai, sebanyak 52 utusan dari 18 korwil telah sepakat menerima hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Pasoepati periode 2013 – 2015 yang akhirnya mengerucut untuk pasangan Bimo Putranto dan Ginda Ferrachtriawan dalam acara yang dihelat di Monumen Pers Solo, Minggu (3/11) siang.

Terpilihnya Bimo Putranto dan Ginda Ferrachtriawan sebagai pasangan pemimpin Pasoepati bukan tanpa sebab, keduanya oleh mayoritas utusan kongres dianggap mampu membawa Pasoepati ke arah yang lebih baik serta mampu membuat sejumlah gebrakan untuk Persis Solo.

Tugas Presiden dan Wakil Presiden Pasoepati terpilih adalah membentuk kabinet DPP Pasoepati dalam waktu satu bulan ke depan. Tak hanya itu, kabinet harus diisi oleh anggota Pasoepati yang loyal dan punya integritas tinggi agar organisasi Pasoepati berjalan lebih baik dibandingkan periode kepengurusan sebelumnya.

Salah seorang sesepuh Pasoepati Boyolali yang juga menjabat sebagai sekjen Pasoepati periode 2011-2013, Anwar Sanusi berharap ada pembaharuan di kepengurusan agar semua elemen di Pasoepati bisa dirangkul layaknya sebuah keluarga besar.

“Semoga bisa lebih membuat Pasoepati lebih kompak dan bisa satu komando,”ujar Omponx.

Sementara itu, sesepuh korwil serengan, Langgeng Jatmiko berharap agar program KTA Pasoepati benar-benar bisa direalisasikan tahun depan. Menurutnya, banyak sisi positif yang akan bisa diperoleh jika anggota Pasoepati benar-benar bisa didata secara terorganisir.

“KTA harus segera direalisasikan, selain itu harus segera punya tempat kesekretariatan yang representatif. Ini baik untuk organisasi Pasoepati ke depannya,”terang Langgeng Jatmiko.

Sementara itu, duet tokoh Pasoepati Gate B7, Bona dan Andre Jaran menggarisbawahi bahwa kepengurusan Pasoepati mendatang harus mampu mendorong perubahan pengelolaan Persis Solo menjadi lebih baik. Menurut mereka, fanatisme Pasoepati harus diimbangi secara positif oleh pengurus dan manajemen Persis dalam mengelola klub kebanggan masyarakat Solo tersebut.

“Persis Solo harus lebih baik ke depannya, Pasoepati ingin melihat tim kesayangannya dikelola secara baik,”ujar mereka.

Nada lebih tegas dikemukakan oleh sesepuh tribun selatan stadion Manahan (Mboergadoel), Agoes Warsup yang meminta manajemen Persis Solo musim depan berani melakukan revolusi dalam pengelolaan Persis Solo.

“Suporter selama ini sudah allout, kemanapun Persis Solo bertanding selalu hadir. Jangan permainkan dukungan suporter dan hargai semua usaha yang kami lakukan, Persis Solo jangan dibuat mainan”ujar Agoes Warsup.

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

VAKSINASI COVID 19 PERSIS SOLO, SUDAH DUA RIBUAN WARGA MENDAFTAR

PERSIS SOLO

Hari Ini, Junaedi Tiba di Solo

PERSIS SOLO

Duet OVJ Resmi Jadi Ayah

PERSIS SOLO

JAFRI SASTRA: SAYA PENASARAN DENGAN PERSIS SOLO

PERSIS SOLO

Menunggu Keputusan Junaidi

PERSIS SOLO

[Uji Coba] Persis Solo vs Persiba, Saatnya Menguji Team Work

PERSIS SOLO

Tiket Hanya Terjual 6 ribu Lembar, Panpel Gagal Raih Target Pemasukan

PERSIS SOLO

Antusiasme Pasoepati Bekasi dan Karawang Sambut Persis Solo