Home / Opini

Selasa, 5 April 2011 - 11:40 WIB

Terima Kasih Wasit, Terima Kasih ANTV

Persis Solo semakin terjerembab di zona degradasi setelah kemarin sore (4/4) kalah 0-5 (WO)  dari tim tamu persemalra Langur di Stadion Manahan Solo. Dengan kekalahan ini Laskar Sambernyawa semakin terpuruk di posisi juru kunci.

Kekecewaan pasoepati pada performa tim seolah terobati dengan penampilan para pemain yang semakin membaik. Dengan semua persoalan yang ada, para pemain persis Solo tampil penuh semangat untuk meraih kemenangan laga kandang.

Persemalra sendiri juga bermain lugas sehingga tersaji permainan berimbang yang lumayan enak di tonton. Hanya saja kepemimpinan wasit dan asisten-nya terlihat masih tidak kompromi untuk merugikan kubu Persis Solo.

Satu gol di anulir dan dua gol kontroversial Persemalra praktis menjadi buah bibir di kalangan pecinta Persis Solo, tak terkecuali di para penonton yang menyaksikan pertandingan lewat siaran langsung ANTV.

Seperti menjadi gunung es yang semakin meruncing, berbagai kasus kepemimpinan wasit yang sering di tuding miring, kemarin sore seolah menjadi titik puncak bukti wasit di Liga Indonesia memang banyak yang bermasalah.

Karena pertandingan Persis Solo melawan Persemalra di siarkan langsung oleh ANTV maka penggemar sepakbola di Indonesia (yang melihat) menjadi saksi hidup atas apa yang di alami Persis Solo selama ini.

” Semoga pasoepati bisa mengerti kondisi tim (Persis-red) memang sering di kerjai oleh wasit ketika laga tandang dan kandang. Kami minta maaf jika hasilnya selama ini kurang maksimal namun salah satu faktornya adalah wasit yang memang sering mengerjai kami ” jelas salah seorang pemain Persis yang enggan di sebut namanya.

Tidak hanya itu, sebagian suporter Persis Solo malah terlihat ada yang bahagia bercampur marah atas perlakuan wasit sore kemarin.

” Setidaknya seluruh Indonesia tahu siapa yang berlaku tidak Fair sore kemarin, itu bukti salah satu merosotnya prestasi Persis Solo musim ini selain faktor lain yang menyelimuti tim ini. Terima Kasih ANTV atas siaran langsungnya yang membuat seluruh indonesia tahu” jelas seorang Pasoepati.

Share :

Baca Juga

Opini

Kompetisi Profesional, Bagaimana Nasib Klub Asal Solo?

Opini

[Artikel Pembaca] Suara Suporter Seharusnya Dihargai

Opini

Opini: Mbludhus Bukan Budaya Pasoepati

Opini

Pasoepati Harus Segera Bentuk DPP

Opini

Suara Suporter tentang KLB PSSI

Opini

Swastanisasi Atau Buat Klub Baru?

Opini

Perlukah Kopdar Pasoepati Edisi 2

Opini

Optimisme Pusamania Borneo FC