Melakoni perjalanan jauh dari Solo ke Pulau Sumatera jelas menguras kondisi fisik pemain Persis Solo. Tak hanya itu, kondisi Toboali Bangka Selatan yang panas menyengat juga turut mempengaruhi kondisi fisik pemain usai menjalani laga sarat kontroversi wasit menghadapi PS Bangka, Selasa (2/9/2014) sore di Stadion Toboali.
Sesampainya di Solo, tim pelatih Persis Solo dihadapkan pada masalah pengembalian kebugaran pemain karena harus segera kembali ke kondisi puncak saat menghadapi PSPS Pekanbaru, Sabtu (6/9/2014) sore di Stadion Manahan.
“Para pemain dalam kondisi capek namun pagi ini kita tetap menggelar latihan conditioning agar fisik mereka tidak drop. Sore harinya kita ajak para pemain untuk berenang untuk relaksasi,”ujar pelatih Persis Solo, Widyantoro, Kamis (4/9/2014) siang.
Meskipun hanya menyisakan dua hari, namun dirinya yakin para pemainnya sudah berada dalam kondisi puncak dan siap meraih kemenangan saat berjumpa dengan PSPS Pekanbaru.
“Motivasi anak-anak kembali tinggi, itu modal positif yang mempercepat recovery fisik. Dengan semangat yang mereka tunjukkan, kita siap bertarung semaksimal mungkin guna mengamankan kemenangan di Manahan,”tegas Widyantoro.
Disinggung perihal perkembangan pemainnya, Widyantoro mengungkapkan tidak ada pemain yang mengalami cedera. Semua pemain hanya perlu menjalani latihan guna mengembalikan kebugaran tanpa ada yang harus memperoleh perawatan yang berarti.
“Mereka dalam kondisi yang baik, mohon doanya agar Persis Solo bisa meraih kemenangan saat berjumpa PSPS di Manahan,”ujar Widyantoro mengakhiri pembicaraan.



