Home / PERSIS SOLO / Catatan Redaksi

Rabu, 13 Mei 2015 - 08:23 WIB

Persis Solo dan Catatan Sejarah Musim 2015

Kompetisi Divisi Utama musim 2015 belum juga digelar, namun PSSI sudah menyatakan pemberhentian kompetisi dan menganggap semua kompetisi yang ada di bawah naungan PSSI di tahun 2015 berhenti.

Tak ayal, semua klub pun harus menanggung efek dari kebijakan yang diambil oleh organisasi yang menaungi sepakbola di Indonesia tersebut, pun begitu dengan Persis Solo.

Ada sejumlah catatan menarik dari Persis Solo tahun ini, mau tidak mau inilah sejarah yang ditorehkan oleh klub kebanggaan masyarakat Surakarta tersebut. Berikut catatan sejarah musim 2015 yang dihimpun oleh redaksi:

  1. Pengelolaan Persis Solo diserahkan ke badan usaha yang mempunyai legalitas hukum yakni PT Persis Solo Saestu. Terlepas dari semua polemik yang terjadi, ini adalah catatan positif untuk Persis Solo yang selama ini dikelola dengan manajerial yang kurang baik.
  2. Aris Budi Soelistyo menjadi pelatih Persis Solo yang belum sempat merasakan kemenangan di laga resmi kompetisi. Bukan hanya itu, eks pelatih Persik Kediri itupun juga belum sempat merasakan kekalahan di laga resmi.
  3. Pasoepati menorehkan rekor belum pernah memberikan dukungan untuk Persis Solo di kompetisi resmi. Untuk pertama kali dalam sejarah.
  4. Untuk pertama kali, manajemen berhasil menempelkan logo perusahaan di bagian depan jersey Persis Solo. Meskipun belakangan keabsahan AWB sebagai sponsor menjadi polemik, namun sponsor yang terpampang di jersey Persis Solo tetaplah menjadi sejarah tersendiri.
Baca Juga   Persis Solo Dikenai Sanksi Komdis PSSI

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Harga Tiket Naik, Pemasukan Panpel Mencapai 190 Juta

PERSIS SOLO

Tanpa Sejumlah Pemain Inti, Persis Solo Bawa 17 Pemain ke Madiun

PERSIS SOLO

ITC Beres, Soler dan Ndubuisi Siap di Mainkan

PERSIS SOLO

Kondisi Fisik Pemain Alami Peningkatan

PERSIS SOLO

Junaidi: Kurang Pressing ke Pemain Lawan

PERSIS SOLO

Minggu, Persis Jalani Laga Away ke Kandang Persinga Ngawi

PERSIS SOLO

Tanpa Imam Rochmawan, Persis Solo Bawa 18 Pemain ke Rembang

PERSIS SOLO

Reunifikasi Persis Solo Terancam Gagal?