Februari 2008 menjadi awal memorabilia yang indah buat sejarah Pasoepati.Net karena di bulan itu menjadi titik awal berdirinya web ini. Lahir dari obrolan dengan sesama suporter dan dengan modal sangat terbatas, waktu itu saya terus maju dengan satu tekat, menjaga eksistensi kreatifitas pasoepati. Meski tidak kenal siapapun di kalangan pimpinan Pasoepati.
Sigit Omponx (Dirijen Pasoepati) saat menyerahkan Reward MVP ke Hendro Bawono
Lewat Dhika “katrok” akhirnya saya di kenalkan ke Prapto Koting (wapres pasoepati) saat itu. Dan dari situlah awalnya saya mengenal teman-teman korwil se Soloraya dan arista (pasoejak) , sampai pada akhirnya ada kerjasama dengan taufiq adi nugroho dalam mengelola web Pasoepati.net
Semua serba terbatas, dalam setahun pertama liputan berita hanya bermodal pocket Kamera pinjaman dari taufiq. Namun itu tidak melunturkan keinginan kami untuk terus berkreasi demi kreatifitas pasoepati. Jawaban saat itu hanya satu, Kami cinta Pasoepati.
Sampai pada akhirnya pada tahun ke-dua Redaksi mengajak Sam Naeev, Babhe Solomania, Onengisme untuk mengelola Pasoepati.net agar lebih maju lagi dan bisa memberikan informasi uptodate untuk pasoepati.
Serba Terbatas, Termasuk Dana
Sebagai web suporter yang mandiri, Pasoepati.Net mengandalkan eksistensi dengan berjualan merchandise pasoepati (Pasoepati.Net Store) yang hasilnya kami gunakan untuk membiayai web dan liputan pertandingan Persis Solo. Dan Lewat Toko Online kami, hasilnya sebagian bisa kami berikan sebagai Reward SOP untuk pemain Persis Solo dua tahun berturut-turut.
Kami berusaha kreatif meski dalam keadaan terbatas. Salah satunya adalah prinsip kemandirian kami dalam mengelola web. Di saat web suporter lain mendapatkan Dana dari Klub ataupun dari pimpinan suporternya, kami tetap berusaha mandiri.
Di saat web suporter lain belum bisa memberikan foto pertandingan, Pasoepati.net selalu update dengan foto terbaru Persis Solo yang selalu kami sajikan secara detail. Kreatifitas memang menjadi fokus kami dalam mengelola web Pasoepati.Net
Mulai dari Hal Kecil
Setiap komen dari pembaca web ini kami (Redaksi) selalu memberikan apresiasi positif demi kemajuan Pasoepati. Dalam hal ini kita semua tentu tidak ingin Kreatifitas Pasoepati hilang di telan bumi. Karena kita pernah begitu di kenal sebagi Suporter Cinta Damai, Suporter pembawa Virus suporter tanpa anarki di Indonesia.
Wacana di atas bukan untuk mengklaim kami lebih kreatif, kami lebih loyal. BUKAN itu maksud kami. Saat ini kami mengajak semua rekan Pasoepati untuk menyatukan kreatifitas kita demi kreatifitas Pasoepati. Jika kita mengumpulkan kreatifitas dari hal yang sederhana, maka hasilnya pun akan menjadi luar biasa.
Malang begitu bangga dengan Aremania, Jakarta bangga dengan Jakmania…..Tapi ini SOLO, tempatnya Pasoepati sebagai suporter kreatif yang cinta damai dan anti anarki. Siapa yang akan memulai? mari kita semua memulainya.(Nacha)