Home / PERSIS SOLO

Senin, 25 September 2017 - 09:36 WIB

KEJELIAN WIDYANTORO MEMBACA SKEMA SERANGAN PSS SLEMAN

Pertandingan Persis Solo menghadapi PSS Sleman yang digelar pada hari Minggu (14/9/2017) Sore di Stadion Manahan berhasil dimenangi oleh tuan rumah Persis Solo. Lanjutan laga babak 16 besar Grup A tersebut menjadi salah satu partai krusial yang berhasil dilakoni Dedy Cahyono dkk dengan baik.

Mengawali laga, para pemain PSS Sleman mencoba bermain taktis, umpan satu dua yang dibangun sejak dari lini belakang terbangun cukup rapi. Ahmad Hisyan Tolle yang diplot menjadi salah satu dari tiga bek PSS bermain lugas sebagai tembok yang menghalangi laju Dedy Cahyono dari sisi sayap kanan Persis Solo.

Ketika berhasil memenangi duel di lini pertahanannya, Ahmad Hisyam dengan cepat mendistribusikan bola pada Dirga Lasut yang langsung diberikan pada sayap kiri PSS, Ardy Idrus. Kecepatan Idrus membuat Akbar Riansyah harus bekerja lebih keras untuk menjaga daerahnya.

Sementara di lini tengah, duet M Wahyu dan Eli Nasoka  terlihat kalah berduel dengan lini tengah PSS yang sore kemarin diisi oleh 6 pemain tengah. Wahyu kesulitan mengalirkan bola lurus ke jantung pertahanan PSS karena rapatnya lini tengah PSS. Strategi Freddy Mully yang memaksa Persis Solo bermain hanya melebar dari sisi sayap nampaknya cukup efektif karena saat bertahan, 5 pemain PSS dengan sigap memutus alur serangan Persis Solo.

Sepanjang babak pertama, PSS sukses mengunci permainan menyerang Persis Solo dengan pola compact defence 3-6-1 yang mereka peragakan, namun Widyantoro juga berhasil meredam permainan menyerang PSS yang monoton dari Dirga Lasut dan Ardy Idrus.

Pada babak kedua, permainan yang diperagakan kedua kesebelasan masih sama seperti babak sebelumnya. Duel Akbar Riansyah menghadapi Ardy Idrus masih dominan menghiasi laga yang disaksikan lebih dari 21 ribu pasang mata tersebut.

Kejelian Widyantoro melihat skema permainan PSS saat memasukkan Joko Prayitno, Bayu Andra serta Tri Handoko patut diacungi jempol. Joko yang masuk menggantikan Bayu Nugroho mampu bermain liar dengan kecepatannya di sisi kanan PSS Sleman dan memaksa Bagus Nirwanto untuk lebih bertahan.

Tak cukup hanya di sisi kanan, Joko juga aktif turun ke belakang saat menghadapi serangan balik cepat PSS yang dilakukan Rizky Novriansyah serta Ardy Idrus. Kredit plus juga patut diberikan pada Bayu Andra yang mampu memberikan umpan di ruang kosong pertahanan PSS Sleman.

Perjuangan Persis Solo berhasil membuahkan gol di menit ke-85 saat Dedy Cahyono Putro yang menyisir dari sisi kanan pertahanan PSS Sleman berhasil mengirimkan umpan datar ke depan gawang Syahrul Fadli, Tri Handoko dengan cepat menyambar umpan Dedy ke mulut gawang.  Ardy Idrus yang berniat menghalau bola justru menceploskan si kulit bundar ke gawangnya sendiri.

Hingga babak kedua berakhir, PSS gagal menyamakan kedudukan dan mereka harus mengakui keunggulan Persis Solo yang bermain lebih spartan dibandingkan para pemainnya.

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Minggu, Persis Jalani TC di Tawangmangu

PERSIS SOLO

Tanding Ulang, Skuad Persis Latihan Intensif

PERSIS SOLO

Resmi, Ari Yuganda Gabung PSMS Medan

PERSIS SOLO

[Uji Coba] Persis Solo Jungkalkan Persiku Kudus

Uji Coba

Harga Tiket Uji Coba Persis Solo vs Persires

PERSIS SOLO

Pasoepati, Pemain Terbaik Laga PPSM – Persis Solo

PERSIS SOLO

TIGA PELATIH TIPIKAL “KERAS” BERKUMPUL DI PERSIS SOLO

PERSIS SOLO

Buktikan Ketajamanmu Ferry!