Tim Persis Solo Selection berhasil menjungkalkan langkah Timnas U-23 menuju final Batik Cup 2012 setelah memenangi adu tendangan pinalti, sabtu (20/10) sore di stadion Manahan.

Ekspresi tegang para pemain Timnas U-23 saat adu tendangan pinalty berlangsung
Sebelumnya, kedua tim hanya sanggup bermain imbang 2-2 selama 90 menit permainan. Tak ayal adu tendangan pinalti dilakukan demi menentukan siapa yang layak melakoni babak final batik Cup.
Dan akhirnya Tim Persis Solo selection lah yang berhasil menembus partai final menghadapi tim Persiba Bantul yang di laga sebelumnya menumbangkan Divisi Utama U-23 allstar.
Berikut kami sajikan peristiwa menarik saat pertandingan Batik Cup 2012 antara Persis Solo Selection malawan Timnas U-23 yang berhasil direkam fotografer PasoepatiNet Adjiwae Onengisme dan Asep Dwi Nugroho:

Donny Siregar, menjadi motor serangan tim Persis Solo selection

Andik Vermansyah, selalu menjadi pusat perhatian

Yunet Wibowo, harus bekerja keras dilini tengah

Ferryanto, berjibaku sampai ke lini tengah

Arsela Vano, tampil trengginas menjaga wilayahnya

Kecepatan Andik Vermansyah membuat bek lawan kerepotan

Steven Anderson, kecepatannya luar biasa

Diego Mendieta, bermain kurang menawan

Andi Bayauw, kecepatannya luar biasa

Donny Siregar, memberikan applaus untuk Pasoepati


