Home / PERSIS SOLO / HEADLINE

Sabtu, 7 Maret 2020 - 18:35 WIB

“BULDOSER” BRUNO, KAPTEN BARU PERSIS SOLO

Siapakah pemegang ban kapten Persis Solo musim ini? Tim pelatih sepakat menunjuk pemain naturalisasi, Bruno Casimir, sebagai wakil pelatih Salahudin di lapangan.

Bruno memang sudah terlihat mengenakan ban kapten saat Persis Solo melakoni uji coba menghadapi Semen Padang FC, Kamis (5/3/2020) di Stadion Manahan.

Sejumlah alasan menjadi pertimbangan tim pelatih dalam menentukan posisi kapten di tim Persis Solo, faktor senioritas menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan Salahudin.

Baca Juga   MUHAMMAD ISA BICARA PERSAINGAN LINI DEPAN PERSIS SOLO

“Dari rapat tim pelatih, kita sepakat menentukan Bruno sebagai kapten, faktor senioritas, komunikasinya bagus dan dia punya mental pemenang menjadi alasan kita memilihnya,”terang Salahudin.

“Selain itu, supaya dia lebih dewasa dalam mengambil keputusan ban kapten kita kasih ke Bruno, tambahnya.

Meskipun sempat menjadi cibiran karena bermain buruk saat uji coba menghadapi Persebaya Surabaya, namun Salahudin mengakui sang pemain menunjukkan progres yang positif.

Baca Juga   PELATIH PERSIS SOLO INGIN OPTIMALKAN PEMAIN LOKAL SOLO

Faktor pengenalan terhadap rekan baru serta strategi pelatih membuat Bruno masih demam panggung di awal bergabungnya dengan Persis Solo.

“Saya motivasi dia, mereka ingin kamu lebih baik, tugas kamu sekarang tunjukkan dan buktikan kemampuan kamu,”tegas Salahudin.

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

[Uji Coba] Persis Solo vs Persebo: Saatnya Pemain Pelapis Beraksi

PERSIS SOLO

Persipur Tahan Imbang Persis Solo di Babak Pertama

PERSIS SOLO

[Uji Coba] Batal Lawan Timnas U-19, Persis Solo Jajal UNSA – ASMI

PERSIS SOLO

Branco Babic, Resmi Tangani Persis Solo

PERSIS SOLO

Bayu Nugroho dan Ferryanto Pastikan Kemenangan Persis Solo

PERSIS SOLO

[MANAJEMEN] PERSIS SOLO BUTUH KOMPETITOR, SEKARANG ADA BHAYANGKARA FC

PERSIS SOLO

[Polda Jateng Cup] Bermain Gemilang di Cilacap, Persis Lolos ke Final

PERSIS SOLO

Sukisno Intruksikan Permainan Menyerang