Bimo Putranto pasca terpilihnya sebagai Presiden yang baru untuk Pasoepati berniat segera menyusun rencana untuk menyatukan Pasoepati guna mendukung Persis Solo dalam kompetisi yang akan segera digelar 15 November mendatang.
Maeda Daneswara, Bimo Putranto dan Teguh Prakoso setelah KLB (Foto : Adit)
Kabinet yang akan dibentuk Pasoepati di bawah pimpinan Bimo Putranto ini akan segera dibentuk maksimal seminggu setelah KLB kemarin. Bimo Putranto juga menegaskan bahwa setiap korwil harus segera mempersatukan suku-sukunya entah itu suku besar maupun suku kecil. “suku harus segera dirangkul oleh korwil, kita besar karena persatuan suku-suku yang kecil” ungkapnya.
Pendapat tersebut sejalan dengan mantan Wapres Langgeng yang menyatakan bahwa korwil harus melihat kembali suku-sukunya dan tidak hanya menjadi korwil tanpa suku. Sebagian besar korwil yang memilih Bimo Putranto menginginkan kejayaan Pasoepati seperti beberapa waktu silam ketika Pasoepati berperan aktif dalam menyelenggarakan pertandingan seperti yang diungkapkan Arif sebagai ketua korwil Jabodetabek. (AK)






