Home / Statistik Persis Solo

Jumat, 26 Juni 2015 - 17:34 WIB

[Statistik] Kunci Sukses Persis Solo Bekuk PSCS Cilacap

Lanjutan gelaran Piala Polda Jateng sudah memasuki babak semifinal. Salah satu pertandingannya mempertemukan tuan rumah Persis Solo yang sukses menekuk tamunya PSCS Cilacap dengan skor menyakinkan 2-0 pada (24/6) di stadion Manahan. Kedua gol Persis tercipta pada babak kedua, masing-masing lewat kaki Saddam Husein pada menit 67 ke dan Ferryanto saat masa tambahan waktu.

Formasi 4-3-3 diusung Aris Budi guna melawan peringkat grup B. Saddam Husein kembali dipasang di depan diapit Bayu Nugroho dan Nanang Asripin. Sedangkan di lini tengah ada nama Abdi Gusti, Dedi CP dan Bayu Andra. Nama terakhir berperan sebagai single-pivot menggantikan Anggo Julian yang diparkir di laga ini. Qoiron Sandy yang dipertandingan terakhir dipaksa bermain di kanan sudah kembali pada posisi semula sebagai fullback kiri, lalu ada nama Sabani, Ryco dan Akbar melengkapi kuartet pemain belakang. Agung Prasetya kiper andalan musim lalu juga tampil pada pertandingan ini. Dengan formasi menyerang ini, jelas Persis ingin menguasai penuh pertandingan.

Jika dilihat dari penguasaan bola, Persis memang unggul 60:40 pada babak pertama. Tetapi kuasa itu menjadi semu karena bola Persis hanya dimainkan pada areanya sendiri dan namun sulit menembus pertahanan ketat PSCS. Gelandang Persis terlihat kepayahan melawan barisan tengah tim tamu.

Ada 2 pemain Cilacap yang patut diacungi jempol dalam upaya mematikan peran gelandang Persis yakni Siswanto dan Taryono.  Kedua pemain yang bertipe offensif itu menunjukan kualitasnya  kala PSCS di situasi bertahan. Keduanya ikut turun sampa ke garis sepertiga awal timnya untuk memenangkan duel di area tengah lapangan dan berjibaku dengan Julia, Andesi dan Wahyu Setianto.  5 pemain PSCS sukses menutup ruang bagi 3 gelandang Persis yakni Abdi, Bayu Andra dan Dedi CP.

Dua flankers Persis, Bayu Nugroho dan Nanang juga tak begitu membantu karena mereka  dimarking ketat oleh 2 fullback PSCS, Agus dan Haudi. Hal ini yang membuat Persis sulit berkutik pada babak pertama.

Serangan Persis terbantu oleh aksi Sandy dan Akbar. Keduanya sering melakukan overlap untuk mengganti peran Bayu N dan Nanang. Akbar mencatatkan 4 kali crossing sedangkan Sandy 3  percobaan yang sama. Sayang semuanya tidak ada yang berbuah gol.

Di kubu lawan,  pelatih PSCS Akhmad Muhariyah hanya memanfaatkan serangan balik untuk bisa mencuri peluang. Ia menugaskan Arif Kurniawan untuk berperan sebagai striker tunggal di depan, didukung oleh pemain Taryono dan Siswanto di kanan dan kirinya yang selalu aktif pula saat serangan balik. Sebanyak 2 kali laskar Nusakambangan mengancam lewat tendangan Arif  yang sukses tertuju ke gawang.

Pada babak kedua perubahan dibuat Persis. Masuknya Ferryanto dan Ainudin membuat formasi berganti menjadi 4-4-2. Ainudin layak mendapat kredit karena Ia rajin turun untuk membantu bertahan bersama Bayu Andra, Dedi dan Abdi. Kekalahan di area tengah seperti di babak pertama tak terjadi karena perannya itu. Hal ini ditambah dengan keluarnya Taryono yang penggantinya tampil tak lebih disiplin darinya.

Masuknya Ferry berduet dengan Saddam berbuah manis. El Tigre mampu membuyarkan fokus dua centerback Cilacap yang sebelumnya membuat Saddam tak bekutik.  Pada menit ke 67, Saddam berhasil lolos dari kawalan bek PSCS sekaligus jebakan offside yang diterapkan. Tinggal berhadapan dengan kiper Suchaimin, pemain yang sempat masuk daftar seleksi timnas AFF 2010 ini dengan mantap menceploskan bola ke gawang pojok gawang dan terjadilah gol pertama.

Masuknya Andrid Wibawa membuat PSCS harus bertahan total. Mereka menumpuk hampir seluruh pemainnya di kotak penalti. Beruntung Ferryanto mampu member solusi atas kebuntuan itu. Percobaan tendangan dari luar petak 16 sukses membuat Suchaimin memungut bola untuk kedua kalinya. Hingga pertandingan berakhir, Persis mampu mempertahankan skor itu dan menang 2 gol tanpa balas.

Di turnamen ini, Agung Prasetya mencatatkan cleansheet untuk kedua kalinya dari 4 kali kesempatan ia bermain. Kiper asal Jogja ini juga memupuskan harapan Budi Sudarsono cs yang ingin membawa setidaknya 1 gol tandang untuk modal bermain di Cilacap.

Tapi dari semua itu, predikat man of the match patut disematkan pada diri Ferryanto. Meski baru masuk pada awal babak kedua, ia akhirmya sukses mencetak sebuah gol yang berarti penting. Berkat golnya pada masa injury time, membuat pasukan Sambernyawa bisa percaya diri bertandang ke stadion Wijayakusuma dengan unggul agregat 2 gol. Praise the Lord.

( @persisstats )

Share :

Baca Juga

Statistik Persis Solo

[Statistik] Bayu Andra Memberi Gairah di Lini Tengah Persis Solo

Statistik Persis Solo

TEKUK PSCS CILACAP, PERSIS SOLO TEMPATI PUNCAK KLASEMEN

Statistik Persis Solo

PSIM JOGJA VS PERSIS SOLO: LASKAR SAMBERNYAWA LEBIH SIAP

Statistik Persis Solo

[Review] Persis Solo vs PSPS Pekanbaru

Statistik Persis Solo

[Statistik] Serang Semarang!

Statistik Persis Solo

[Review] PSGC Ciamis vs Persis Solo

Statistik Persis Solo

LAGA PERDANA LIGA 1, PERSIS SOLO DIKALAHKAN DEWA UNITED

Statistik Persis Solo

JUMPA PSCS CILACAP, STADION MANAHAN LEBIH BERSAHABAT DENGAN PERSIS SOLO