[Statistik] Kinerja Pemain Persis Solo Saat Mengalahkan Mojokerto Putra

Persis Solo akhirnya mengakhiri rentetan hasil buruk uji coba pra musim ini dengan kemenangan besar. Melawan PSMP Mojokerto di Manahan (20/4), laskar Sambernyawa berhasil menang dengan skor 6-0. Kemenangan yang berarti penting mengingat pertandingan pembuka Divisi Utama bakal dihelat seminggu lagi. Kemenangan yang bisa menjadi pemacu moral tim untuk laga perdana melawan PSIS Semarang.

Tamu dari Mojokerto ini terbilang kurang persiapan. Hanya sekitar 5 hari sebelum lawatan ke Solo, PSMP baru menunjuk pelatih mereka yaitu Sanusi Rahman. Tak heran selama pertandingan PSMP jadi bulan-bulanan pemain Solo. Nehemia Solosa, adik dari Boas Solosa jadi salah satu pemain yang coba dimaksimalkan perannya namun tak berbuah seperti yang diharapkan. Selama pertandingan laskar Mojopahit hanya menunggu untuk diserang dan berharap tak kebobolan banyak gol saja. Nyaris tanpa perlawanan.

Persis malah sebaliknya. Turun dengan skuat utama, anak asuh Aris Budi ini tampil beringas. Andrid dan Dedi seperti biasa mengisi pos sayap kanan dan kiri dalam formasi 4-1-4-1. Herman Romansyah, pemain baru ini bersandingan dengan Andika di lini tengah ditopang oleh peran Anggo Julian. Liswanto kembali diduetkan dengan Sabani di posisi center-back sejak menit awal. Keduanya terbukti kokoh musim lalu saat bermain bersama, kini membuktikan diri masih punya kualitas seperti tahun lalu.

Striker Tokcer

Pos striker rsering jadi masalah dalam masa persiapan persis musim ini. Di 4 game terakhir, jurgador laskar Sambernyawa hanya mampu menyumbang 1 gol saja. Buruknya kinerja lini depan juga berakibat Persis tak pernah menang kala melawan PSCS, Mitra Kukar, Sriwijaya dan Persebo. Namun pada pertandingan melawan Mojokerto ini, baik Ferryanto, Indra Gunawan dan Ainudin sukses mengakhiri paceklik gol itu dengan sumbangan total 4 dari 6 gol keseluruhan dalam laga kemarin.

Khusus Ferryanto, El Tigre mencetak 2 gol yang semuanya dicetak di babak pertama. Indra Gunawan, setelah absen mencetak gol sejak pertandingan melawan Persiba, menandai kemunculannya kembali dengan gol manis pada menit ke 66. Dan ini adalah gol kedua bagi Ainudin selama masa ujicoba tahun ini. Sementara itu Waskito Candra yang dimasukan di sisa-sisa babak kedua , walaupun gagal membuat gol namun penampilannya cukup impresif dengan mencatatkan 3x shot on target. Jelas ini perkembangan baik menyempurnakan progress menanjak lini tengah Persis yang semakin kuat semenjak adanya Anggo Julian.

Anggo dalam pertandingan kemarin yang menjabat sebagai kapten cukup sukses memerankan posisi single-pivot. Ia sendirian menjaga keseimbangan lini tengah dengan baik. Ia cukup lihai membagi bola dan mengalirkannya ke depan. Ia bahkan turun diantara dua centerback saat full back Persis overlapping. Kehadiran Herman Romansyah, mantan kompatriotnya di Arema IPL lalu juga sangat membantu kinerja Anggo. Pemain asal Bali ini mencatatkan 4 intersep, merupakan yang terbanyak diantara pemain Persis yang lain. Anggo pun menjadi pemain yang melepaskan umpan terbanyak dalam game kemarin, 1 diantaranya sukses dimanfaatkan Ferryanto dan berbuah gol kedua dalam laga itu.

Pos gelandang memang tidak begitu dominan dalam upaya penyerangan Persis. Sektor sayap malah yang kerap memulai serangan. Dari 6 gol Persis, 4 diantaranya diawali upaya crossing. Bukan hanya lewat pergerakan Andrid dan Dedi, namun Hendri dan Sandy yang kerap pula overlapping.

Puja-puji patut dilayangkan untuk Sandy berkat penampilannya kemarin. Selain sumbangan dwi assist, ia semakin meyakinkan publik Solo bahwa Ia pantas mengisi satu tempat dalam skuat. Pemuda asal Jombang ini merupakan pembelian brilian coach Aris Budi musim ini. Sandy membuat sektor kiri menjadi satu senjata baru Persis Solo. (@Persisstats)

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.