Home / PERSIS SOLO

Minggu, 10 April 2011 - 18:43 WIB

Solo FC Tumbangkan Manado United Dengan Tujuh Gol

Meski ditempel ketat oleh dua pemain lawan, Zarko Lazetic tetap berhasil melakukan tendangan ke arah gawang dan berbuah gol.

Hujan gol terjadi di Stadion Manahan Solo, Minggu (10/4) sore. Dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Indonesia antara tuan rumah Solo FC menjamu Manado United (MU), berkesudahan dengan skor meyakinakan 7-3 untuk kemenangan Solo FC.

Bertanding dihadapan puluhan ribu suporternya, Solo FC langsung bermain lugas sejak menit pertama. Baru dua menit waktu berjalan, Solo FC sudah berhasil unggul melalui gol Stevan “Stevo” Racic. Namun tak berselang lama, kubu MU berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-8 melalui gol pemain asingnya, Eugene Dadi.

 

Hasil imbang 1-1 membuat tensi pertandingan semakin menarik. Solo FC selaku tim tuan rumah terus melancarkan serangan dari segala lini. Menit ke-12 menjadi petaka bagi lini belakang MU. Akselerasi Zarko Lazetic dikotak penalti MU, terpaksa harus dihentikan dengan sebuah pelanggaran. Tak ayal wasit pun langsung menunjuk titik putih untuk Solo FC. David Micevski yang didaulat sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk Solo FC.

Tak berselang lama, lagi-lagi gelandang tampan Australia David Micevski, menunjukkan aksinya. Di menit ke-14, David kembali lagi berhasil mengubah skor menjadi 3-1 berkat gol yang tercipta melalui tembakan first timenya.

 

Unggul 2 gol nyatanya tak membuat kubu Solo FC puas. Pada menit ke-42 giliran kopatriot Stevo yakni Zarko Lazetic yang berhasil mengubah skor pertandingan. Menggiring bola seorang diri, Zarko berhasil mengelabuhi dua pemain MU. Ketika tinggal berhadapan dengan penjaga gawang MU, Zarko langsung melepaskan tembakan keras dan gagal dibendung oleh penjaga gawang MU, Bogey Santoso. Solo FC memimpin 4-1 atas MU.

Usai berhasil mencetak gol, Zarko mendapatkan pelukan dari rekan duetnya, Stevo Racic.

Di menit akhir pertandingan babak pertama, MU berhasil memperkecil kedudukan melalui gol Jefri Mangaiblude karena kecerobohon Aleks Vrteski yang gagal menangkap datangnya bola. Skor 4-2 menutup pertandingan di babak pertama.

Mengawali babak kedua, MU langsung tampil baik dengan mengurung lini pertahanan Solo FC. Namun Solo Fc berhasil memanfaatkan peluang yang diperoleh. Di menit ke-62, Solo FC kembali menambah pundi-pundi golnya menjadi lima gol setelah Stevan Racic berhasil mengukir gol keduanya di pertandingan ini. Tapi sayang, karena euforia mencetak gol yang dianggap berlebihan, wasit pun mengganjar Stevan dengan kartu kuning yang berarti mengharuskannya absen di pertandingan berikutnya karena hukuman  akumulasi kartu kuning.

Man of the Match

Pesta gol Solo FC belum juga berhenti. Pada menit ke-67 giliran Zarko Lazetic yang mencetak gol keduanya bagi Solo FC di pertandingan ini. Gol Zarko terjadi setelah Dhian Fachrudin memberikan umpan matang dari sayap kiri. Zarko yang berdiri di muka gawang, dengan tenang menceploskan bola ke gawang MU. Skor pun berubah menjadi 6-2 untuk tim tuan rumah.

Unggul banyak gol membuat pelatih Branko Babic memilih memasukkan penyerang lokal Ricky Kristendi untuk berduet dengan Zarko Lazetic di lini depan. Keputusan Branko pun terbukti tepat. Menit ke-85, Risky menjawab kepercayaan sang pelatih dengan mencetak gol ketujuh bagi timnya. Gol Ricky tercipta juga dari andil besar Zarko Lazetic yang memberikan umpan matang di mulut gawang. Sedangkan pada menit terakhir pertandingan, MU berhasil menciptakan gol penghibur dari kaki pemain pengganti, Tommy Manggopa.

Man of the Match : Aksi menawan Zarko Lazetic di pertandingan ini layak membuat dirinya menyandang predikat sebagai pemain terbaik.

Manager Solo FC Totok Supriyanto, mengaku kemenangan ini adalah buah dari kerja keras timnya yang bisa tampil bagus. “Hasil kemenangan 7-3 adalah buah kerja keras dari para pemain. Ini juga merupakan peran dari pelatih Branko yang selalu memotivasi pemain agar selalu berjuang,” ujar Totok kepada awak media seusai pertandingan.

Sementara itu, pelatih MU M. Zein Alhadad mengaku kecewa dengan penalti yang diberikan oleh wasit kepada tim Solo FC. Menurutnya, penalti itu tak seharusnya terjadi. “Sebenarnya pertandingan berjalan menarik. Terkait dengan penalti, seharusnya itu tidak terjadi karena pemain kami tidak melakukan pelanggaran. Justru pemain lawanlah yang menabrakkan diri ke pemain belakang kita. Hasil imbang 1-1 sebenarnya membuat mental anak-anak membaik, namun karena gol dari penalti itulah mental anak-anak menjadi turun,” ujar Alhadad di sesi konferensi pers.

Menanggapi kemenangan besar timnya, pelatih Solo FC Branko Babic berpendapat bahwa sudah selayaknya Solo FC bisa mencetak banyak gol karena anak asuhnya bermain bagus. “Kami sangat gembira dengan hasil pertandingan. Secara psikologis, ini bagus bagi mental tim dalam menghadapi pertandingan berikutnya. Saya selalu menegaskan kepada para pemain untuk selalu tampil habis-habisan sampai menit akhir pertandingan,” tutur Branko.

Ketika ditanya tentang kartu kuning yang diterima oleh Stevan Racic yang membuatnya terpaksa absen di pertandingan berikutnya, Branko pun menjawab dengan sangat bijak. “Saya kira itu bagus juga buat Stevan. Karena dengan absen, berarti memberikan waktu istirahat untuk Stevan dalam proses pemulihan cederanya,” sambung Branko babic.

 

Naskah & Foto : Adjiwae Onengisme


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

[Galeri Foto] Persis Solo vs Persipur Purwodadi

Stadion Manahan

LAGA PERSIS SOLO MENGHADAPI PERSIB BANDUNG TERANCAM BATAL, INI ALASANNYA

PERSIS SOLO

Widyantoro: Tidak Ada Pemain Paling Hebat, Semua Harus Kerja Keras

Statistik Persis Solo

[Statistik] Siapa Jadi Pemenang di Semarang?

PERSIS SOLO

Gelar Nonbar, Wujud Antusiasme Dukungan Pasoepati Untuk Timnas

PERSIS SOLO

[Galeri Foto] Persis Solo vs PSIR Rembang

PERSIS SOLO

Ribuan Pasoepati Membuat Ngawi Memerah

PERSIS SOLO

RENCANAKAN RAPID TEST, MANAJEMEN PERSIS SOLO KENA KOMPLAIN