Home / PERSIS SOLO

Sabtu, 21 Mei 2011 - 18:47 WIB

Solo FC Babak Belur di Laga Terakhir

Memasang Zarko Lazetic sebagai jendral lini tengah tim, ternyata belum cukup untuk membuat Solo FC berhasil menguasai sektor lapangan tengah.

Solo FC gagal mempersembahkan kemenangan di laga terakhir putaran pertama Liga Primer Indonesia. Bertanding di kandang sendiri stadion Manahan, Sabtu (21/5) sore, Solo FC dipermalukan dengan skor telak 1-4 atas lawannya PSM Makassar. Hasil ini tentu saja membuat masyarakat bola di kota Solo dan juga ribuan Pasoepati yang hadir di stadion, kecewa. Dari enam pertandingan terakhir yang dijalani, Solo FC gagal meraih kemenangan.

Di babak pertama, Solo FC harus tertinggal 0-2 dari PSM Makassar melalui gol dari Andi Oddang di menit ke-19 dan Marwan Sayadeh di menit ke-41. PSM Makassar berhasil mendominasi permainan sepanjang laga babak pertama. Satu peluang terbaik dari Solo FC didapat melalui eksekusi tendangan bebas dari Zarko Lazetic yang terjadi di menit ke-38. Namun sayang, tendangan terukur dari Zarko masih berhasil diblok oleh penjaga gawang Deni Marcel.

Di babak kedua, PSM Makassar berhasil menambah pundi-pundi golnya melalui gol tambahan dari Andi Oddang di menit ke-47 dan Marwan Sayadeh di menit ke62. Keunggulan 0-4 atas Solo FC membuat para pemain PSM Makassar mengendurkan agresifitas serangannya. Hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Solo FC untuk mencetak gol penghibur di menit ke-77 melalui kaki Stevan Racic yang berhasil meneruskan umpan David Micevski. Gol dari Racic membuat permainan Solo FC sedikit mengalami peningkatan. Peluang matang diperoleh David Micevski di menit ke-70 ketika tendangan kerasnya dari luar kotak penalti membuat laju bola hanya membentur mistar gawang PSM. Hingga dua menit tambahan waktu, skor pun tak berubah tetap 1-4 untuk PSM Makassar.

Sebiji gol dari Stevan Racic menjadi gol penghibur bagi Solo FC di laga terakhir putaran pertama Liga Primer Indonesia.

Menanggapi kemenangan timnya, asisten pelatih Solo FC Listiadi, menilai bahwa anak asuhnya kehilangan konsentrasi bertanding setelah timnya berhasil memimpin 4 gol. “Jika kita lebih focus, mungkin kita bisa menambah jumlah gol lagi. Sayang, kita kehilangan konsentrasi setelah unggul empat gol, dan hal itu bisa dimanfaatkan para pemain lawan,” ujar Listiadi di sesi konferensi pers.

Sementara itu, asisten pelatih Solo FC Zoran Karadzic, berpendapat bahwa timnya bertanding tanpa pressing. Zoran menilai bahwa para pemainnya, terutama pemain lokal, bertanding tidak seperti biasanya. “Para pemain kita tidak dalam kondisi permainan yang sebenarnya, terutama terjadi pada pemain lokal. Ini pertandingan yang memalukan karena kita bermain tanpa adanya pressing,” ungkap Zoran. (adjiwae)

 


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Persis Solo Gagal Raih Poin

PERSIS SOLO

4 Pemain Jalani Magang Di Persis Solo

PERSIS SOLO

Lampu Kuning Untuk Joko Kuspito

PERSIS SOLO

Zarko dan Stevo Di Pastikan Bermain

PERSIS SOLO

Solo FC: Pekan Depan Seleksi Pemain Asing

PERSIS SOLO

Temui Kata Sepakat, Lima Pemain Segera Tanda Tangani Kontrak

PERSIS SOLO

MINGGU, PERSIS SOLO JAJAL KEKUATAN SEMEN PADANG

PERSIS SOLO

[Polda Jateng Cup] Jika Lolos ke Final, Manajemen Siapkan Bonus