Persis Solo membutuhkan kerja lebih keras untuk mewujudkan target awal lolos fase penyisihan grup 4 usai ditahan imbang Persipon Pontianak dengan skor 1-1, Jumat (18/8/2017) malam di Stadion Manahan Solo.

Sempat unggul melalui tendangan penalti Tri Handoko di menit ke-60, Persis Solo harus kecolongan di menit akhir pertandingan melalui sontekan Hengki Satria. Meski gol tersebut jelas Offside, namun asisten wasit tidak mengangkat bendera.

Jalannya pertandingan Persis Solo menghadapi Persipon Pontianak terlihat membosankan di babak pertama. Tim tamu yang bermain strategi parkir bus menumpuk hampir seluruh pemainnya di 2/3 wilayahnya membuat para pemain Persis Solo kesulitan mengembangkan permainan.

Duet Eli Nasoka dan M Wahyu terlihat mendominasi lini tengah, namun aliran bola selalu terputus karena Persipon menempatkan 5 pemain di lini belakang, pergerakan Rudiyana dan Agung Supriyanto dengan mudah dihentikan bek lawan.

Pada babak kedua, Persis Solo masih kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Persipon. Baru pada menit ke-59, akselerasi Agung Supriyanto dan Tri Handoko berhasil memaksa pemain Persipon melakukan pelanggaran di area penalti. Tri Handoko dengan mudah menceploskan bola ke gawang Daeng Lukman.

Usai mencetak gol, para pemain Persis Solo masih terlihat kepayahan membongkar lini pertahanan Persipon. Bahkan harus membayar mahal kelengahannya di menit akhir pertandingan usai Hengki Satria menceploskan bola ke gawang Agung Prasetyo.

Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit akhirtanda pertandingan usai. Dengan hasil ini, Persis Solo bertahan di posisi runner up di bawah PSIS Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.