Home / PERSIS SOLO

Kamis, 12 Januari 2012 - 20:22 WIB

Secercah Asa untuk Soler dan Ndubuisi

Menjelang pertandingan kedua Liga Divisi Utama PSSI antara Persis Solo melawan tim PPSM Kartika Nusantara, Sabtu (14/1) nanti, secercah asa kini datang menaungi dua pemain asing Persis Solo, Fernando Soler dan Michael Ndubuisi.

Jika besok ITC Michael Ndubuisi bisa secepatnya selesai, maka pemain asing Persis ini akan bisa memulai debut karirnya bersama Persis Solo saat menghadapi PPSM di Magelang.

Seperti kita ketahui, kedua pemain asing tersebut saat ini tengah berharap-harap cemas menyusul proses ITCnya yang tak kunjung selesai. Ketiadaan ITC menyebabkan keduanya urung memulai debutnya bersama tim Persis musim ini.

Namun, dari kabar yang redaksi terima dari CEO PT. SIP, Kesit B. Handoyo, dikabarkan bahwa proses ITC kedua pemain asing tersebut telah menunjukkan kemajuan.

Masing-masing federasi negara yang menaungi klub yang sebelumnya diperkuat oleh kedua pemain asing Persis tersebut, telah menerima permintaan ITC dari federasi sepak bola Indonesia dalam hal ini PSSI.

“Untuk Fernando Soler, federasi Kosta Rika sudah menerima permintaan ITC dari Indonesia, namun sampai saat ini kami belum menerima konfirmasi balik dari sana. Sedangkan untuk Ndubuisi, siang tadi prosesnya selangkah lebih maju. Kemarin pengajuan kami sempat tertunda karena data-datanya tidak terekam pada Transfer Matching System (TMS) FIFA. Tapi siang tadi kami akhirnya bisa memproses pengisian ID Player untuk Ndubuisi sehingga dokumen pengajuan ITCnya sudah bisa masuk ke federasi Kanada. Jadi kini statusnya kami tinggal menunggu konfirmasi dari kedua federasi tersebut,” jelas Kesit kepada redaksi PasoepatiNet, Kamis (12/1) sore.

Meski belum diketahui kapan ITC Soler dan Ndubuisi akan didapatkan, namun Kesit mengaku lega karena proses pengajuan ITC untuk dua pemain asingnya sudah berjalan.

Dalam pengajuan ITC tersebut, Kesit mengaku bahwa ada beberapa kendala yang menyertainya, salah satunya data Michael Ndubuisi yang belum terekam pada data TMS FIFA.

“Yang bikin lega adalah proses ITC kedua pemain sudah sama-sama berhasil dijalankan. Prosedur TMS itu sangat ketat, tidak semua pemain sudah terekam pada TMS milik FIFA, contohnya kasus Ndubuisi. Kasus Ndubuisi ini sebenarnya malah menambah kerja baru lagi yakni kami harus melengkapi data-data di TMS untuk pendaftaran nama Ndubuisi. Beda dengan Soler dimana nama Soler itu di TMS sudah ada cukup banyak. Jadi kami tinggal mencari saja diantara nama-nama yang telah ada itu. Jika sudah ketemu dengan nama yang dimaksud, kami tinggal memasukkan dokumennya dengan lebih mudah,” sambung Kesit.

Kini, setelah segala pengajuan ITC telah dikirimkan, maka yang hanya bisa dilakukan oleh pihak Persis Solo adalah menunggu konfirmasi balasan dari federasi Kanada dan Kosta Rika. Paling tidak masih ada sedikit waktu untuk menunggu sebelum datangnya jadwal pertandingan di Sabtu (14/1) sore.

“Ya harapannya federasi kedua negara bisa menyetujui dan memberikan konfirmasi secepatnya sebelum pertandingan hari Sabtu nanti. Jika konfirmasi sudah kami terima, maka Soler dan Ndubuisi bisa turun bermain melawan PPSM,” pungkas Kesit.


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

Galeri Foto Pertandingan

[Galeri Foto] Euforia Pasoepati, Persis vs Persikabo

PERSIS SOLO

Usai Lebaran, Persis Solo Targetkan Sapu Bersih Laga Kandang

PERSIS SOLO

Andrid Wibawa Bertahan di Persis Solo

PERSIS SOLO

Perburuan Pemain Persis Solo Terus Berlanjut

PERSIS SOLO

Solo FC Lengah Jelang Akhir Pertandingan

PERSIS SOLO

Divisi Utama: BLI Tunggu PSDS dan Persebaya

PERSIS SOLO

Gol Yanuar Bawa Persis Solo Kalahkan PSCS

PERSIS SOLO

Latihan Perdana, Kondisi Fisik Pemain Drop