Home / PERSIS SOLO

Kamis, 25 September 2014 - 08:45 WIB

[Preview] Persis Solo vs PS Bangka

wpid-8.jpg

Laga sengit penuh ambisi bakal tersaji di stadion Manahan pada 28 September nanti. Persis Solo harus menang agar bisa lolos ke babak 8 besar, begitu pula tamunya PS Bangka. Klub kebanggaan Babel ini harus berjuang keras demi merawat mimpinya berkompetisi di ISL untuk pertama kalinya.

Tim tamu PS Bangka datang dengan penuh harapan. Klub ini ingin mencatatkan sejarah menjadi tim pertama dari kepulaan Bangka Belitung yang bisa lolos ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Sejak awal kompetisi divisi utama, keseriusan mereka sudah terlihat.

PS Bangka mendatangkan pemain-pemain yang pernah mengecap kompetisi tertinggi Indonesia. Siapa yang tak kenal Oktavianus, mantan pemain Sriwijaya Persija dan Persiba Bantul ini menemani  Suheri Daud yang pernah berseragam Semen Padang  sebagai punggawa senior yang  berpengalaman di dalam tim ini.

Pemain asing Sackie Teh Doe juga adalah awak Barito Putera saat berhasil naik kasta ke ISL tahun 2012, dimana saat itu gelar promosinya dipastikan di stadion Manahan Solo. Hasil perpaduan pemain-pemain ‘jadi’ tadi pun bisa dibilang  tokcer. Di babak penyisihan grup, PS Bangka tercatat sebagai klub terbaik diantara tim peserta divisi utama lainnya dengan perolehan poin terbanyalk, 30 dan menjadi tim paling produktif dengan mencetak 29 gol selama 12 laga. Ngeri-ngeri sedap.

Baca Juga   Persis Kalah Terhormat di Magelang

Saat memasuki babak 16 anak asuhan Sanusi Rahman malah mendapat sedikit gangguan. Beberapa pemainnya sempat mengancam mogok lantaran masalah tunggakan gaji. Dana yang dijanjikan Bank Sumsel Babel tak kunjung turun sejak lepas lebaran. Janji manis berupa bonus kemenangan di 4 laga juga belum sampai ke kantong pemain dan tim. Faktor ini yang membuat tim ini terlihat lebih menururn performanya di banding pada babak sebelumnya. Ditahan imbang PSPS di Bangka merupakan puncaknya. Hasil yang terbilang buruk, karena sebelumnya raihan 3 poin adalah harga mati yang tak bisa ditawar lagi jika mereka main kandang. Di laga terakhirnya, giliran PSGC yang sanggup menahan imbang PS Bangka. Tren menurun terus ditunjukan laskar timah panas.

Perkembangan terakhir, PS Bangka coba bangkit dan tak ingin menyerah di laga terakhir nanti. Hari kamis PS Bangka sudah tiba di kota Bengawan guna memperlancar adaptasi tim, mruput. Namun sayang, usaha cuci tangan atas 2 kartu merah dua peluru mereka yakni Riko Simanjuntak dan Adolpus Nagbe gagal. Kedua pemain ini tetap dilarang tampil karena kartu yang tercabut tidak bisa tarik kembali. PS Bangka tetap pincang karena bermain dengan skuad yang tak lengkap.

Baca Juga   Persiapan Mepet, Rawan Krisis Finansial

Sedangkan Persis Solo malah dalam kondisi sebaliknya. Meski kalah 3-0 dari PSPS, namun untuk laga hidup mati besok, skuad laskar Sambernyawa makin bertambah kuat dengan pulangnya Hendri, Liswanto dan Tinton. Hendri akan mengisi kembali pos bek kanan Persis yang sebelumnya harus ditambal Akbar Riansyah. Liz akan menambah kuat sektor stopper. Peran Bayu Nugroho yang terlampau dimaksimalkan pada beberapa laga terakhir bisa digantikan oleh tenaga dari Tinton.

PS Bangka memang kini masih bertengger di puncak grup K namun posisi itu jelas belum membuat nyaman sama sekali. Jika kalah dari Persis, otomatis mereka gagal melaju ke 8 besar. Beban semakin berat jika mengingat laga esok bakal dihelat di Manahan dengan dukungan 100% dari Pasoepati.(@persisstats)


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Jelang Babak 16 Besar, Persis Solo Butuh Asupan Dana Segar

PERSIS SOLO

Informasi Pasoepati Tur ke Pekalongan

PERSIS SOLO

Menang Besar, Wiwid Tetap Lakukan Evaluasi

PERSIS SOLO

WASPADAI PSIR REMBANG, SIS!!!

PERSIS SOLO

Full Time, Gol Ferry Tak Mampu Selamatkan Persis di Bandung

PERSIS SOLO

Pagari Pemain, Manajemen Sodorkan Pra Kontrak

PERSIS SOLO

Preview, Gresik United Incar Poin Di Solo

PERSIS SOLO

Lagi, Junaidi Keluhkan Kepemimpinan Wasit