Home / PERSIS SOLO

Minggu, 2 Oktober 2011 - 19:05 WIB

Persis Solo Gunakan Pelatih Lokal?

Setelah Branco Babic memutuskan pulang ke negara asalnya, Serbia, Persis Solo harus mencari pelatih baru untuk menggantikan posisi Branco Babic. Sederet nama pelatih sudah menyatakan ketertarikanya agar bisa menangani Persis Solo musim ini.

Kesit B Handoyo (kanan), saat Solo FC berkunjung ke SMA Negeri 7 Solo (foto: adjiwae)

Dari jajaran pelatih asal luar negeri, tercatat nama Raja Isa dan Arcan Iurie sudah melakukan kontak dengan CEO PT SIMP, Kesit B Handoyo.

Sementara untuk pelatih lokal, nama-nama seperti Bambang Nurdiansyah, Bonggo Pribadi, Yudi Suryata, Syamsul Bachri, serta pelatih asal Solo Abdul hafid Jamado serta Sri Widadi sudah memasukan lamaran ke manajemen PT SIMP.

Namun Ketua Umum Persis Solo, FX Rudy, lebih menginginkan musim ini Persis Solo di tangani oleh pelatih lokal.

Ketika di konfirmasi redaksi PasoepatiNet tentang kandidat pelatih Persis Solo musim ini, CEO PT SIMP, Kesit B Handoyo mengatakan tidak masalah jika Ketua Umum Persis Solo, FX Rudy, menginginkan pelatih lokal untuk menangani Persis Solo musim ini.

” Tidak masalah, saya juga berfikir untuk menggunakan pelatih lokal saja. Meskipun ada beberapa nama pelatih asing, tapi sejauh ini masih sebatas kiriman lamaran dari mereka” jelas Kesit.

” Sudah ada pembicaraan ke arah yang lebih serius dengan pelatih lokal dan saat ini sedang berlangsung” pungkas Kesit. (pasnet)


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

MENGENAL ACEH UNITED, CALON LAWAN PERSIS SOLO

PERSIS SOLO

Persis Solo Akhiri Turnamen Dengan Hasil Imbang

PERSIS SOLO

Rusdiansyah dan Yogi Alfian Kembali ke Persis Solo?

PERSIS SOLO

SONI SETIAWAN MERAPAT KE PSIS SEMARANG

PERSIS SOLO

Bermain di Solo, Sejarah Berpihak ke Persis

PERSIS SOLO

[Uji Coba] Persis Solo Jungkalkan Persiku Kudus

PERSIS SOLO

[Galeri Foto] Persis Solo vs PSIR Rembang

PERSIS SOLO

Catatan Tokoh: Piala Dunia di Indonesia? Apa Kata Dunia?