Home / PERSIS SOLO

Kamis, 28 April 2011 - 21:16 WIB

Meski Kecewa, Solo FC Tetap Menerima Keputusan

Duel sengit para punggawa Solo FC melawan tim Bajul Ijo, gagal terlaksana di lapangan Stadion Manahan. Tidak mendapat ijin dari pihak kepolisian, memaksa laga penuh gengsi melawan Persebaya terpaksa digelar di luar kota Solo.

Keputusan dipindahnya tempat pertandingan antara Solo FC melawan Persebaya 1927 memang meninggalkan kekecewaan. Suporter Pasoepati jelas kecewa dengan keputusan tersebut, pasalnya laga melawan Persebaya 1927 adalah pertandingan besar yang sudah sangat dinanti-nantikan oleh publik bola Solo. Tapi di saat jadwal pertandingan sudah semakin dekat, laga krusial tersebut malah tidak dapat digelar di Stadion Manahan Solo karena pihak kepolisian tidak memberikan ijin.

Tak hanya dari Pasoepati, kekecewaan juga dirasakan oleh tim Solo FC. Manager Solo FC, Totok Supriyanto, menyatakan bahwa pihaknya juga kecewa terkait pemindahan lokasi pertandingan. Tapi meski kecewa, pihaknya juga siap menerima keputusan dari Polresta Surakarta yang tidak memberikan ijin pertandingan.

“Ya kami kecewa, tapi kami juga harus bisa menerima keputusan tersebut. Mau bagaimana lagi, kami harus patuh terhadap keputusan dari pihak kepolisian. Kami sendiri juga mempunyai dua target, yakni target agar suasana tetap aman dan kondusif. Sedangkan target lainnya, kami harus bisa menang atas Persebaya karena di laga itu kami terhitung sebagai tim tuan rumah. Kami juga harus siap bermain di mana saja, asal stadion tempat berlangsungnya laga nanti sesuai dengan syarat dan layak digunakan,” ujar Totok kepada redaksi.

Selain mengundang kekecewaan, dipindahnya tempat pertandingan juga memberikan banyak kerugian bagi tim Solo FC. Dukungan penuh dari puluhan ribu Pasoepati bakal tidak akan didapatkan jika laga nantinya digelar di luar kota Solo. Padahal, animo Pasoepati untuk menyaksikan laga melawan Persebaya sangatlah besar. Tidak digelarnya laga di Solo, juga akan berdampak pada pemasukan financial tim. Jika biasanya panitia pertandingan dapat meraup pendapatan hingga ratusan juta rupiah dari penjualan tiket, maka dipastikan ketika laga melawan Persebaya 1927 panpel akan kehilangan satu post pendapatan dari penjualan tiket pertandingan.

“Jelas pendapatan panitia pertandingan dari penjualan tiket pertandingan akan hilang dan itu konsekuensi karena dipindahnya tempat pertandingan. Padahal antusiasme penonton Solo terhadap laga melawan Persebaya 1927 begitu besar. Sebenarnya sudah ada koordinasi tentang kemungkinan Persebaya 1927 datang tanpa Bonekmania, tapi hal itu tetap tidak disetujui oleh pihak Polresta,” ujar Roy selaku ketua panpel Solo FC di sesi konferensi pers siang tadi. (adjiwae)


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Setelah Lebaran,Persis Siap Seleksi Pemain

PERSIS SOLO

Sore Ini, PERSIS SOLO Uji Coba Lawan PSISra

PERSIS SOLO

JAFRI SASTRA YAKIN JALUR MENUJU EMPAT BESAR GRUP BARAT TERBUKA LEBAR

PERSIS SOLO

Perburuan Pemain Persis Solo Terus Berlanjut

PERSIS SOLO

Widyantoro: Saya Menyukai Pemain Yang Mau Kerja Keras

PERSIS SOLO

Kick Off Divisi Utama 19 Februari, Persis Solo Segera Bentuk Tim

Galeri Foto Pertandingan

[Galeri Foto] Persis Solo Menjamu Lions XII

PERSIS SOLO

Seri di Pekalongan, Satu Kaki Persis Solo Berada di Babak 16 Besar