Home / PERSIS SOLO

Senin, 30 April 2012 - 00:33 WIB

Menang Permainan, Persis Kalah di Keberuntungan

Persis Solo gagal memanfaatkan keuntungannya sebagai tim tuan rumah setelah pada laga melawan Persepar Palangkaraya, Minggu (29/4) sore, tim asuhan Junaidi ini hanya mampu bermain imbang 2-2. 

Ade Chandra bermain apik di laga melawan Persepar Palangkaraya. Namun sayang, satu gol dari kakinya belum mampu membuat tim Persis Solo meraih kemenangan di kandang.

Meski secara keseluruhan Persis berhasil tampil menekan sepanjang pertandingan, namun nampaknya keberuntungan belum bernanung untuk tim asal kota bengawan ini. Banyak peluang yang dimiliki para pemain Persis, namun masih gagal terkonversi menjadi gol tambahan.

“Aku sampai tidak tahu ball possition itu berapa-berapa. Mungkin bisa 70% berbanding 30%. Peluang juga lebih banyak kita miliki dari pada tim lawan. Babak pertama dan babak kedua sama saja, kita banyak peluang. Di menit-menit akhir pun kita masih punya peluang yang semestinya menjadi gol, tapi bola malah kena kaki pemain lawan. Tapi itulah sepak bola,” kata pelatih Junaidi, seusai pertandingan.

Persis memang memiliki banyak peluang untuk membuat gol tambahan. Namun sayang, peluang emas dari sepakan Javier Roca dan tandukan Robi Fajar di muka gawang, hanya membuat laju bola membentur mistar gawang Persepar. Bongkar pasang pemain pun turut pula dilakukan Junaidi, termasuk menarik keluar Ferryanto dan menggantinya dengan Ilham Hasan. Ferryanto sebenarnya tidak bermain terlalu buruk, namun Junaidi beralasan bahwa ia ingin merubah situasi timnya agar menjadi lebih baik.

“Kita tidak kalah dari segi permainan, tapi kita tidak beruntung saja. Makanya banyak perubahan yang terjadi di lapangan, itu agar kita mendapatkan keberuntungan. Aku pasang Michael (Ndubuisi) di depan selama 10 menit akhir tujuannya ya hanya untuk mencari keberuntungan saja.”

“Aku menarik keluar Ferryanto karena menurut aku hari ini bukan harinya dia. Dia punya banyak peluang tapi gagal menjadikannya gol. Makanya aku masukkan Ilham untuk membuat suasana baru di lini depan,” tambahnya.

Kegagalan mengalahkan Persepar jelas menjadi kerugian besar bagi Persis. Ambisi untuk memperpendek jarak poin dengan tim-tim papan atas dipastikan gagal terwujud. Tambahan satu poin untuk Persis malah hanya membuat posisi tim Solo ini melorot di klasemen sementara. Tapi meski begitu, optimisme masih dimiliki pelatih Junaidi bahwa timnya masih ada peluang untuk bisa finish di posisi dua besar klasemen akhir.

“Kalau bicara peluang aku rasa masih ada, tapi ya berat. Untuk juara klasemen aku rasa itu sudah sulit, tapi untuk runner up Persis masih bisa,” pungkasnya. 


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

PERSIS SOLO BERADA DI GRUP TIMUR, INI HARAPAN PRESIDEN PASOEPATI

PERSIS SOLO

Pasoepati Tour De Jakarta

PERSIS SOLO

Rapat Akbar Pasoepati Batal Di Gelar Malam Ini

PERSIS SOLO

Bikoy Batal Merapat, Basile Onambele Coba Peruntungan di Solo

PERSIS SOLO

Kekompakan Pemain dan Pasoepati, Sinyal Bahaya Bagi Para Pesaing

PERSIS SOLO

Opini: Persis Solo dan Solo FC Merger?

PERSIS SOLO

TANDANG KE TUBAN DAN MADURA, DIMAS GALIH ABSEN KARENA CEDERA

PERSIS SOLO

Suara Pasoepati Untuk Kemajuan Persis Solo