[Match Analysis] Persis Solo vs Persipur Purwodadi

vs Persipur

Persis Solo melakoni pertandingan kandang terakhir di Stadion Manahan pada Jum’at (15/8/2014). Meski sudah memastikan langkah ke 16 besar, Persis bertekad untuk mengalahkan Persipur Purwodadi guna menjaga keangkeran Stadion Manahan. Widyantoro sedikit melakukan rotasi, antara lain mencadangkan Sabani diganti Liswanto serta Agung Pras (GK) diganti oleh Johan.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama,

Bermain dihadapan puluhan ribu Pasoepati,  Persis mencoba mendominasi penguasaan bola, turun dengan formasi baku 4-4-2 Persis mengandalkan duo Ferry dan Yanuar untuk menggedor pertahanan Persipur yang bermain dengan 5 gelandang di tengah guna membatasi pergerakan dari Javad dan M.Wahyu sebagai pemasok aliran bola ke depan. Strategi ini berjalan cukup sukses, beberapa kali Javad maupun M.Wahyu terlihat kebingungan untuk memainkan pola serangan. Justru Persipur dengan bermain menunggu dan melakukan counter attack membuka serangan mengancam gawang Persis yang dikawal oleh Johan, melalui Nnegue pada menit ke-10  dengan shooting jarak jauh, namun tipis  diatas mistar. Persipur hanya bertumpu pada Nnegue didepan sebagai target man untuk menahan bola sambil menunggu rekannya melakukan pergerakan untuk melakukan serangan.

Jarak antar lini tengah dan depan terlihat berjauhan, ini dikarenakan pressing  tinggi yang dilakukan Persipur memaksa garis pertahanan Persis  turun ke dalam, tak jarang Ferry maupun Yanuar harus ke tengah untuk mendapatkan suplai bola. Andrid dan Bayu diharapkan sebagai solusi pemecah juga tak dapat berbuat banyak di kedua sayap. Buntu membongkar pertahanan Persipur, memaksa Persis untuk bermain dengan umpan jarak jauh. Hal itu tidak maksimal, beberapa kali umpan tidak tepat sasaran dan control bola yang tidak sempurna. Persis bukannya tanpa peluang di babak 1, tercatat 4x melakukan shooting ke gawang Persipur, namun tidak satu pun tepat sasaran.

Bermain Lebih Agresif dan Menyerang

Tidak mau hanya bermain imbang, Persis mencari cara untuk menyerang. Widyantoro menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain lebih agresif dan tampil all out untuk membombardir pertahanan Persipur. Javad yang bermain sejajar pada dengan M.Wahyu dibabak pertama, diberi kebebasan untuk lebih bermain ke depan oleh Widyantoro. Persipur dengan perubahan yang tidak hanya berfokus pada pertahanan, bermain lebih terbuka pada babak kedua. Lagi-lagi mengandalkan Nnegue yang disokong Jhon Tamba seringkali merepotkan pertahanan Persis yang di kawal Onana dan Liswanto. Persipur lebih berani untuk melakukan shooting jarak jauh karena serangannya tak sampai jantung pertahan Persis Solo. Pada menit ke-57  Ainuddin masuk menggantikan M.Wahyu yang harus ditarik keluar karena mendapatkan gangguan pada hidungnya (mimisan).

Pola bermain Persis cenderung menjadi 4-1-3-2 karena Ainudduin bertidak sebagai gelandang serang, Javad bertukar posisi menjadi gelandang bertahan sendirian. Perubahan pola ini cukup membuahkan hasil, Ainuddin yang bermain apik pada laga sebelumnya menghadapi PSIR langsung beraksi dengan melakukan chance created, namun Yanuar gagal memanfaatkan kerjasama apik antara Andrid dan Ainuddin. Bayu dan Andrid semakin agresif melakukan dribble dan masuk lini pertahanan Persipur. Persis yang bermain lebih menyerang membuat pertahanan Persipur tertekan dan garis pertahanan turun jauh ke belakang, hal ini memudahkan Javad untuk mengalirkan bola ke depan.  Gol yang dinanti pun tiba menit ke-65 setelah memanfaatkan crossing Yanuar dari sisi kanan, Andrid yang muncul dari lini kedua berhasil menceploskan bola  ke gawang Persipur. Skor pun berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah, gol ini juga koleksi kedua Andrid yang terakhir kali mencetak gol ke gawang PPSM Magelang pada pembukaan Divisi Utama grup 4. Setelah gol itu, Widyantoro memberi kesempatan pemain lain untuk menambah jam terbang. Menit ke-71 Kito masuk menggantikan Ferryanto yang bermain off-form. Andrid hampir saja menambah keunggulan andai saja tendangannya tidak di blok kiper Persipur, Rudiansyah. Skor akhir tetap 1-0 untuk keunggulan Persis Solo atas tamunya Persipur Purwodadi.

Persis  bermain dengan standar pada laga ini, kesalahan mendasar dan penyelesaian akhir menjadi kendala pada laga tersebut. . Disisi lain Persipur bermain cukup baik pada laga ini. Beruntung, dewi fortuna berpihak pada Laskar Samber Nyawa dan bisa memetik 3 poin dari laga melawan Persipur.

DIsajikan oleh tim statistik Persis Solo @PersisStats bekerjasama dengan @PasoepatiNet

1 Response

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.