Home / PERSIS SOLO

Sabtu, 12 Maret 2011 - 20:47 WIB

Laskar Jatayu Tertahan Oleh Cendrawasih Papua

Laskar Jatayu Solo FC gagal memanfaatkan keuntungannya sebagai tim tuan rumah dalam pertandingan lanjutan Liga Primer Indonesia di stadion Manahan, Sabtu (12/3) sore. Melawan tamunya Cendrawasih Papua, anak asuh Branco Babic hanya sanggung bermain imbang tanpa gol. Dukungan penuh dari puluhan ribu suporter setianya Pasoepati, nyatanya belum mampu menambah semangat para pemain Solo FC untuk mencetak gol kemenangan sore tadi.

Absennya Stevan Racic dan Zarco Lazetic menjadikan Satrio Aji sebagai pilihan utama di lini depan Solo FC.

Sebenarnya pertandingan berjalan berimbang. Baik Solo FC maupun Cendrawasih Papua sama-sama memiliki peluang mencetak gol. Solo FC yang tampil dengan duet penyerang lokal, Wahyu Heri dan Satrio Aji, terlihat belum padu dalam menggedor lini pertahanan Cendrawasih Papua. Terlebih lagi, penjaga gawang Cendrawasih Papua yakni Dennis Rumanov bermain baik dalam mengawal gawang timnya.

Tim tamu sendiri juga menusuk lini belakang Solo FC melalui striker jangkungnya, Marcio Da Silva. Namun karena rapatnya lini belakang Solo FC yang dikomando oleh Sergey Litvinov, membuat serangan tim tamu kerap menemui kegagalan.

Dalam pertandingan sore ini, playmaker Solo FC yakni David Micevski juga tampil gemilang. Akselerasinya di lapangan tengah kerap membantu duet penyerang Solo FC. Namun karena buruknya penyelesaian akhir, gol pun tak kunjung tercipta.

Bermain bagus sepanjang laga, namun belum cukup bagi David Micevski mempersembahkan kemenangan bagi timnya dan juga Pasoepati.

Di babak kedua, pertandingan masih saja berjalan berimbang. Masuknya Ricky Kristendi di sektor penyerang Solo FC membuat alur serangan Solo FC semakin agresif. Terbukti, baru beberapa menit masuk ke lapangan, Ricky langsung mendapat peluang emas untuk mencetak gol. Namun sayang, tendangan kerasnya masih dapat diblok oleh penjaga gawang Dennis Rumanov. Begitu juga dengan serangan dari Cendrawasih Papua juga terus mengalir ke lini belakang Solo FC meski masih gagal dalam menghasilkan gol. Tambahan waktu 2 menit diakhir pertandingan, ternyata tak juga mampu untuk kedua tim menciptakan gol kemenangan.

Hasil imbang yang diperoleh Cendrawasih Papua patut disyukuri oleh pelatih Uwe Erkenbraucher. Menurutnya, timnya sudah bermain maksimal dan berhasil mendapatkan beberapa peluang. “Kami bermain baik dalam pertandingan hari ini. Kedua tim juga bermain berimbang. Kami mempunyai beberapa peluang matang, namun masih tidak bisa dimaksimalkan para pemain untuk menghasilkan gol. Tapi secara hasil kami pantas bersyukur,” ujarnya di sesi konferensi pers.

Sedangkan pelatih Solo FC Branco Babic berpendapat bahwa pertandingan sore tadi adalah pertandingan yang sulit karena absennya ketiga pemain intinya. Namun ia juga menyadari bahwa absennya tiga pemain inti juga malah memberi kesempatan bagi para pemain mudanya untuk bermain.

“Kami puas dalam beberapa hal, namun sayangnya di dua pertandingan terakhir sebelumnya kami kalah dan pertandingan sore ini menjadi pertandingan yang sulit. Kesulitan kami adalah kami bermain tanpa tiga pemain inti. Namun, para pemain muda mendapatkan pengalaman bertanding sore ini. Beberapa pemain muda diantaranya sudah menunjukkan teknik bermainnya. Dan Pasoepati juga berhak mendapatkan permainan tim Solo FC yang lebih baik lagi di kemudian hari,” ungkap Branco Babic. (adjiwae)


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

[Match Analysis] Persis Solo vs Persipur Purwodadi

PERSIS SOLO

Pasoepati Silaturahmi ke Kodim 0735 Surakarta

PERSIS SOLO

Branco Babic, Saya Berjanji Akan Memperbaiki Tim

PERSIS SOLO

Informasi Pasoepati Tur ke Purwodadi Dukung Persis Solo

PERSIS SOLO

Tuntutan Tiket Box Yang Representatif

PERSIS SOLO

Dua Gol Roca dan Ndubuisi Bawa Persis Ungguli PSS Sleman di Babak Pertama

PERSIS SOLO

Pagi Ini Solo FC Bertolak Ke Denpasar

PERSIS SOLO

Dian Rompi Masih Di Persis