Home / PERSIS SOLO

Minggu, 3 April 2011 - 20:57 WIB

Laskar Jatayu Curi Poin di Sleman

Pertandingan derbi Mataram di Liga Primer Indonesia berakhir tanpa pemenang. Sore (3/4) tadi, tim Solo FC berhasil mencuri satu poin dari tim tuan rumah Real Mataram. Skor 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Tim tuan rumah Real Mataran lebih dulu unggul saat pertandingan berlangsung lima menit. Usai melewati palang pintu M. Analis, penyerang Real Mataram Andrid, berhasil melepaskan tembakan yang gagal dibendung oleh penjaga gawang Solo FC, Aleks Vrteski. Tertinggal satu gol membuat anak-anak Solo bangkit. Duet sayap eks Persema, Dhian Fachrudin dan Pitono berulang kali menjadi motor serangan tim Jatayu. Hasilnya, di menit ke-26 Solo FC berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Dhian Fachrudin. Gol bermula dari umpan sektor sayap kanan Solo FC yang gagal dipotong oleh penjaga gawang Arik Bakhtiar. Bola lambung diakhiri dengan tandukan yang dilakukan oleh Dhian dan berbuah gol. Skor 1-1 menutup pertandingan di babak pertama.

Pelukan Stevo : Dhian Fachrudin mendapat pelukan dari Stevan Racic seusai mencetak gol ke gawang Real Mataram.

Di babak kedua, hujan yang turun semakin deras hingga membuat beberapa titik lapangan tergenang oleh air. Permainan kedua tim pun sulit berkembang di lapangan. Menit ke-65 Solo FC hampir saja mencetak gol setelah akselerasi David Micevski melewati tiga pemain Real Mataram. Namun sayang, ketika tinggal berhadapan dengan penjaga gawang lawan, tembakan David terlalu lemah sehingga mudah dibendung. Tak berselang lama, giliran pemain Real Mataram Eko Prasetiyo yang mengancam gawang Solo FC. Beruntung, penjaga gawang Aleks Vrteski mampu menepis datangnya bola.

Pada menit ke-70, wasit membuat keputusan untuk menunda pertandingan karena lapangan tergenang oleh air. Namun setelah pertandingan kembali dilanjutkan, tetap saja tidak ada tambahan gol yang terjadi meski tim Solo FC telah menambah amunisinya dengan memasukkan Ricky Kristendi dan Satrio Aji dan menarik keluar Pitono dan Zarko Lazetic.

Pelatih Solo FC Branko Babic, seusai pertandingan mengatakan bahwa sebenarnya timnya telah bermain baik. Namun ia cukup menyayangkan dengan kondisi lapangan yang tergenang air. “Sayang sekali kita tidak menang. Kondisi lapangan tidak bagus. Stevo dan Zarko bermain cukup bagus tapi kita belum dapat menampilkan permainan yang sebenarnya. Ada beberapa kesalahan kecil di lini belakang, namun saya tetap menilai bahwa pertahanan tetap bagus sore ini,” ujar Branko di sesi konferensi pers. (adjiwae)


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Pembahasan Gaji Persis Solo Masih Alot

PERSIS SOLO

[Uji Coba] Persis Gasak UNS Tiga Gol Tanpa Balas

PERSIS SOLO

Babak Pertama: Persis Solo 0 – 1 PSIR Rembang

PERSIS SOLO

Persis Siap Curi Poin di Magelang

PERSIS SOLO

Pasoepati Buka Posko Peduli Korban Erupsi Gunung Kelud

PERSIS SOLO

18 Pemain Dibawa ke Purwodadi

PERSIS SOLO

Pasoepati Inginkan Manahan Steril Dari Atribut Bonek

PERSIS SOLO

Pasoepati Jabodetabek Siap Hadir di Tangerang