Home / PERSIS SOLO / HEADLINE

Jumat, 6 Maret 2020 - 19:53 WIB

KOMENTAR SALAHUDIN TERKAIT REGULASI LIGA 2

Berbeda dengan musim-musim sebelumnya yang identik dengan babak delapan besar, kini PT Liga Indonesia Baru (LIB) menghapus fase yang identik dengan home tournament tersebut.

Musim ini, LIB memberlakukan regulasi baru yakni juara grup barat dan timur otomatis langsung mendapatkan tiket promosi ke Liga 1. Sedangkan satu tiket promosi tersisa akan diperebutkan runner up masing-masing grup.

Regulasi ini membuat persaingan memperebutkan posisi puncak semakin berat karena kontenstan di grup timur mempunyai kekuatan yang merata.

Baca Juga   [Statistik] Persis Solo vs Mitra Kukar

Pelatih Persis Solo, Salahudin mengakui regulasi tersebut lebih berat dibandingkan musim lalu, dirinya harus jeli menyusun skuad yang turun ke lapangan.

“Regulasinya sangat ngeri, karena yang lolos hanya juara grup, siap ga siap kita harus menabung poin sebanyak mungkin agar berada di posisi puncak,”ujar Salahudin.

Baca Juga   [Galeri Foto] Persis Solo vs PSCS Cilcacap

Saat ini, Persis Solo mempunyai 27 pemain yang sudah dikontrak manajemen. Para pemain tersebut harus siap setiap saat ketika tim pelatih ingin menggunakan kemampuannya.

Dengan jadwal kompetisi yang padat dan terkenal keras di grup timur, Salahudin harus mampu merotasi pemainnya agar tidak kehabisan tenaga di tengah jalan.

“Harus, harus dioptimalkan karena pertandingan sangat ketat, persaingan juga sangat ketat,”pungkas Salahudin.


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

LPI Kembali Bergulir di Bulan September

PERSIS SOLO

Tiga Poin Kembali dan Rematch melawan PSIR rembang

PERSIS SOLO

Jelang Lawan PSBI, Persis Solo Krisis Gelandang

PERSIS SOLO

Persis Solo Gunakan Pelatih Lokal?

PERSIS SOLO

Laskar Jatayu Siap Memulai Latihan

PERSIS SOLO

Persis Solo Siap Di Launching

PERSIS SOLO

Persis Solo Kembali Masuk Grup Jawa Tengah

PERSIS SOLO

Javier Roca : Serasa Menjadi Francesco Totti