JAFRI SASTRA: SAYA PENASARAN DENGAN PERSIS SOLO

Usai mengundurkan diri dari kursi pelatih PSPS Riau, Jafri Sastra mendapatkan tawaran dari sejumlah klub di Liga Indonesia. Namun, takdirnya sebagai pelatih di tahun 2018 akhirnya berjodoh dengan klub Persis Solo.

Awal cerita Jafri Sastra di Persis Solo dimulai saat dirinya mendapatkan undangan untuk menyaksikan pertandingam ujicoba antara Persis Solo menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Manahan beberapa waktu lalu.

Jafri saat itu datang ke Solo bersama Budi Kurnia. Usai pertandingan, Jafri menolak berkomentar banyak terkait masa depannya di Persis Solo, apalagi CEO Persis Solo waktu itu, Sigid Rudy Gunawan mengaku bukan dirinya yang mengundang Jafri Sastra.

Kepada media saat perkenalan tim pelatih, Jafri Sastra mengaku dirinya penasaran dengan Persis Solo yang masih kesulitan promosi ke kompetisi teratas di Indonesia.

“Persis Solo ini salah satu klub besar di Indonesia, saya penasaran kenapa sulit lolos karena seharusnya berada di kompetisi level atas Liga Indonesia,”ujar Jafri Sastra.

Satu alasan lain yang membuat dirinya menolak tawaran klub lain dan memilih menunggu Persis Solo adalah antusiasme suporter yang membuat dirinya kepincut dengan fanatisme suporter Persis Solo.

“Saya bersyukur bisa berada di sini. Saatnya pemain, pelatih, manajemen punya misi yang sama dan bekerja keras untuk membuat tim ini berprestasi. Tentunya dibantu dengan dukungan suporter serta doa dari masyarakat Solo,”harap Jafri Sastra.

Berikut profil singkat Jafri Sastra:

Nama: Jafri Sastra
TTL: Payakumbuh, 23 Mei 1965
Karir kepelatihan:
– Semen Padang
– Mitra Kukar
– Persipura Jayapura
– PSPS Riau
– Persis Solo

Leave a Reply

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.