Di tengah kabar yang belum pasti tentang nasib Persis Solo di divisi utama musim depan, skuad laskar Samber Nyawa harus menerima kenyataan pahit ditinggalkan para pemainnya yang memilih berpindah ke klub baru. Usai sang kapten Nova Zaenal dan Eko “Kancil” Budi Santosa yang hijrah ke tim tetangga, PSIM Yogyakarta, kabar terbaru menyebutkan bahwa ikon Persis musim lalu, Ferry Anto, juga memilih hengkang dari skuad bengawan dan resmi berlabuh di tim Elang Jawa, PSS Sleman. » Read the rest of the entry..
Striker yang musim lalu menjadi andalan lini depan Persis Solo, Ferryanto, sore kemarin tampak mengikuti seleksi pemain PSS Sleman di stadion maguwo harjo.
» Read the rest of the entry..
Kemenangan Persis Solo atas Persires rengat kemaren sore (3/8) di stadion jatidiri memang terasa luar biasa, karena dengan banyaknya masalah yang menghiasi persiapan Laskar Sambernyawa. » Read the rest of the entry..
“Kami harus bermain dengan hati, penuh motivasi, semangat dan tanggung jawab” Ferry Anto. Begitulah jawaban yang muncul dari penyerang Persis Solo Ferry Anto menilik hasil buruk yang didapat Laskar Samber Nyawa pada beberapa pertandingan terakhir. Ditemui disela-sela waktu luangnya di daerah Kartasura yang merupakan tempat kediamannya, pria ramah ini menyempatkan diri untuk berbagi cerita bersama redaksi. » Read the rest of the entry..
Pilar utama Persis Solo di lini tengah, Nova Zaenal, dipastikan absen saat laga melawan Psis Semarang karena akumulasi kartu kuning. Hal ini sedikit membuat IJ pusing untuk mencari pengganti nova zaenal sebagai pengatur serangan. Stok pemain yang ada saat ini tidak ada yang karakter permainanya mirip Nova.
Pilihan pun tertuju pada Miguel yang sedikit mirip gaya bermainya, namun ITC sang pemain belum juga beres sehingga membuat IJ harus memutar otak untuk menutupi kelemahan lini tengah saat Nova absen. ”Cukup pusing juga. Di saat lini tengah ada perbaikan, kami harus kehilangan Nova,” jelas jasulmei. » Read the rest of the entry..
Pelatih Persis Solo, Isman Jasulmei, mencoba realistis dengan tidak memasang target tinggi saat menantang tuan rumah, Persiba Bantul, pada laga lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Sultan Agung, Minggu (7/2) sore ini.
Mantan asisten pelatih Persija Jakarta ini hanya berharap anak-anak asuhnya bisa menerapkan dengan baik semua instruksinya. Terkait dengan skema permainan, IJ memberi sinyal tetap akan mengusung pola 3-5-2. Dia mengesampingkan pola 4-4-2. Pasalnya, lini belakang tim Kota Bengawan masih riskan jika menerapkan pola sepak bola modern itu. » Read the rest of the entry..







