Stadion Manahan, Menjadi Pusat Olah Raga Terlengkap di Kota Solo

Ada sebuah tempat yang seakan telah menjadi tempat ‘keramat’ bagi para pecinta sepak bola di kota Solo. Stadion Manahan, satu bangunan yang telah dijadikan sebagai tempat berkumpulnya para penggila bola di kota bengawan. Di tempat inilah para penggila bola yang menamakan dirinya sebagai Pasoepati, selalu berkumpul untuk memberikan dukungan secara langsung kepada tim kesayangannya yang tengah bertanding di dalam stadion. Sejak diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1998 lalu, kini stadion Manahan telah menapaki usianya yang ke-12 tahun.

Patung Ksatria Panahan, menjadi simbol kekokohan Stadion Manahan di kota Solo.

Bangunan besar bercat putih yang terletak di jalan Adi Sucipto tersebut, adalah salah satu bagian dari fasilitas yang terdapat di komplek Gelora Olah Raga Manahan. Nama Manahan sendiri diambil dari nama sebuah kelurahan yang berada di kecamatan Banjarsari, Surakarta.

Di kelurahan tersebut, stadion Manahan berdiri kokoh diantara bangunan sekitarnya yang telah terisi dengan perumahan, sekolah, tempat ibadah, ruang terbuka hijau dan jalan raya dengan deretan pohon cemara di pinggirnya.

Kompleks Gelora Manahan, adalah kompleks fasilitas olah raga yang cukup besar dan terlengkap di kota Solo.

Stadion Manahan Surakarta adalah persembahan dari yayasan Ibu Tien Soeharto. Pembangunannya dimulai sejak tahun 1989 dengan menggunakan luas areal lahan sebesar 170.000 m2 dan luas bangunan 33.300 m2. Butuh waktu 9 tahun lamanya untuk mengubah sebuah lahan kosong menjadi bangunan kokoh stadion Manahan. Dan tepat pada hari Sabtu tanggal 21 Februari 1998, akhirnya stadion Manahan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Soeharto. Dalam pengelolaan stadion Manahan, pemerintah kota Surakarta menyerahkannya kepada Yayasan Gelora Surakarta.

Stadion Manahan Surakarta merupakan salah satu stadion berstandar Internasional yang ada di Indonesia. Selain memiliki fasilitas tribun terbuka di sisi timur, selatan dan utara, stadion Manahan juga dilengkapi dengan tribun tertutup (VIP) di sisi tribun bagian barat, lengkap dengan kursi penonton. Kapasitas di tribun stadion Manahan mampu menampung jumlah penonton hingga mencapai 35.000 orang.

Fasilitas lain yang menjadi satu dengan bangunan stadion Manahan diantaranya track lintasan lari/atletik, lompat jauh, tenis meja, latihan yudo, latihan tarung drajat, ruang kesehatan, ruang sekretariat, ruang wartawan dan ruang konferensi pers. Sedangkan di komplek Gelora Manahan sendiri, fasilitas olah raga yang tersedia malah terbilang lebih lengkap dan beragam karena tersedia lapangan tenis, balap sepeda, bola voli, basket, bulu tangkis, ruang tenis meja, ruang bilyard, 3 buah lapangan sepak bola dan gedung olahraga (GOR).

Tribun Barat VIP Stadion Manahan, dilengkapi dengan kursi duduk yang memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penikmat olah raga sepak bola di kota Solo.

Dilihat dari letak geografisnya, keberadaan Stadion Manahan di kota Solo terbilang sangat strategis. Berdiri megah di tengah-tengah pusat kota, berdekatan dengan bandar udara, perhotelan, jalan raya dan pusat perbelanjaan menjadikan Stadion Manahan sebagai salah satu tempat yang sangat representatif dalam menggelar event-event olah raga berskala nasional maupun internasional. (adjiwae.onengisme)

BERSAMBUNG ke Bagian 2 : Stadion Manahan, Menjadi Tempat Penyelenggara Event Olah Raga Berskala Nasional dan Internasional.

Ayo Sebarkan Berita Ini!

Berbagi adalah hal yang indah. Ayo sebarin berita ini ke teman-teman kamu, bisa lewat Twitter, Facebook, atau langsung kasih tau juga boleh :)

86 Respon

Beri Komentar
Halaman 1 dari 6123456
  1. 10th Jun 2010 @ 20:36

    ABsen kERi rA P02….
    soL0 mMAmg kOTa OLAHRAGA & KOTA BUDAYA…
    PRIDE TO BE WONG SOLO…
    PRIDE TO BE PASOEPATI…

    Balas!
  2. 10th Jun 2010 @ 20:24

    kaosku anyar,,,,,,,,,,,,,,,,,,, hehehe big grin

    Balas!
  3. 10th Jun 2010 @ 20:21

    kalau perlu semua dikasi kursi, jadi kalo beli tiket ada nomor tempat duduknya . .

    gayeng gayeng . . hahaha

    Balas!
  4. 10th Jun 2010 @ 20:21

    direnovasi aja . . kasih tribun semua . .

    gen suarane menggema koyo nggon tipitipi kae lho . .

    rolling on the floor rolling on the floor

    Balas!
  5. cah kebakkramat
    10th Jun 2010 @ 20:20

    kapan yo persis iso jaya kaya mbiyen…

    Balas!
  6. Kp
    10th Jun 2010 @ 20:18

    Kursi vipnya byk yg rusak

    Balas!
  7. pasoepati lor manahan
    10th Jun 2010 @ 20:17

    inilah kota surakarta hadiningrat..

    stadion megah
    suporter ramah

    tpi syang pny klub blm bsa mnunjukan prestasi..

    Balas!
  8. fluktuazi
    10th Jun 2010 @ 20:17

    sayang g terawat… rolling on the floor

    Balas!
  9. 10th Jun 2010 @ 20:15

    tapi sayange kursi vip ga terurus (kebanyakan yg didpan,,,, mgkin kena hujan)

    Balas!
  10. 10th Jun 2010 @ 20:13

    nek ra salah, artikel iki wingi wis di post . . tapi koq bar kui ilang meneh . . hehehe

    laughing laughing

    Balas!
  11. 10th Jun 2010 @ 20:12

    BANGGA PUNYA STADION MEGAH…, TAPI NDAK BANGGA KARENA KLUB NYA NDAK BERPRESTASI …..

    Balas!
  12. 10th Jun 2010 @ 20:12

    no.2 dink,,, hehehehe

    Balas!
  13. pasoepati lor manahan
    10th Jun 2010 @ 20:12

    Oleh pertamaxxxxxx

    Balas!
  14. 10th Jun 2010 @ 20:12

    no 3

    Balas!
  15. pasoepati lor manahan
    10th Jun 2010 @ 20:11

    THE REAL STADIUM…

    salam edan tapi mapan.

    Balas!
Halaman 1 dari 6123456

Tinggalkan Balasan

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Form yang harus diisi ditantai dengan *

*

  • Quotes of the Week
    "Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”

    Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.
  • Divisi Utama 20 Mei 2012

    Persis Solo vs Persikab Bandung
    1 Ferryanto (73')
    1 Cahya Sumirat (43')
  • Klasemen Grup 2 Divisi Utama 2011/2012

    Ptd Pts
    1Persepar Palangkaraya1527
    2PSIS Semarang1525
    3PSIR Rembang1524
    4PSS Sleman1523
    8Persis Solo1519
    Baca Selengkapnya