Home / PERSIS SOLO

Sabtu, 7 Desember 2013 - 18:52 WIB

[Catatan Redaksi] Menggali Potensi Pemasukan 2 Milyar Dari Pasoepati

18

“Jangan lupakan suporter”¬†kalimat itu rasanya pantas disematkan ke siapapun yang ingin mengembangkan klubnya meraih prestasi maksimal, tak terkecuali Persis Solo.

Di Inggris, pihak manajemen klub rela mengeluarkan investasi milyaran rupiah untuk merenovasi stadion yang dilengkapi tempat duduk nyaman dengan fasilitas toilet yang bersih. Kenapa mereka rela melakukan itu? Jawabannya karena mereka ingin fans setia klub merasa nyaman saat datang langsung menyaksikan klub kesayangannya berlaga.

Jika Inggris terlalu jauh, mungkin kita bisa sedikit bergeser ke bagian barat pulau Jawa, tepatnya di kota Bandung. Demi mengembangkan Persib, stadion baru di daerah Gede Bage pun dibuat. Tak tanggung-tanggung, kapasitasnya mencapai 45 ribu penonton, jauh melebihi stadion Jalak Harupat yang saat ini dipakai sebagai home base Persib Bandung.

Tak hanya soal kenyamanan ketika berada di dalam stadion, faktor lain yang tidak boleh dilupakan adalah pemilihan materi pemain. Sebagai hiburan, klub yang diperkuat oleh pemain yang punya skill terbaik tentu akan mengundang lebih banyak penonton untuk datang ke stadion, dampaknya pemasukan klub akan terdongkrak dari penjualan tiket pertandingan.

Tak heran, banyak klub rajin melakukan pergerakan aktif di bursa pemain guna mendapatkan pemain yang mumpuni demi memuaskan keinginan fans setia mereka. Tujuannya pun jelas, menjaring pendapatan yang maksimal bagi klub demi modal meraih prestasi maksimal.

Untuk urusan pemain, Persis Solo nampaknya dianugerahi banyak sekali pemain muda dengan bakat mumpun. Tak hanya itu, sejumlah pemain senior lokal Solo pun bertebaran dan memberikan sinyal positif jika diminta kembali memperkuat klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut.

Menyinggung soal market share, dengan ditopang oleh 6 kabupaten di sekitar Solo, Persis mempunyai potensi menjanjikan dari pemasukan tiket andai manajemen mampu mengelola tim ini dengan baik. Apalagi dengan fanatisme Pasoepati yang begitu tinggi, finansial Persis seharusnya bisa terbantu melalui pemasukan tiket.

Sebagai catatan, musim lalu saat Persis Solo menghadapi PSS Sleman dalam kompetisi Divisi Utama LPIS, dengan jumlah penonton yang tidak terlalu membludak, penjualan tiket kabarnya mencapai angka sekitar 250 juta. Meskipun pendapatan itu belum dipotong biaya kepanpelan, namun untuk level divisi utama, angka tersebut sudah termasuk tinggi.

Musim depan, jika tiap grup dihuni 8 atau 9 tim dengan sistem zona wilayah, tentulah sudah bisa dikalkulasi berapa kemungkinan pemasukan tiket laga kandang Persis Solo selama satu musim. Jika melakoni 8 laga kandang, seharusnya minimal 2 Milyar rupiah bisa diraih dari penjualan tiket. Namun hal tersebut berlaku dengan ketentuan, artinya ada hal yang harus disajikan manajemen agar Pasoepati mau memenuhi setiap laga kandang Persis Solo.

Tidak hanya menarik Pasoepati, ada satu hal yang tidak boleh dilupakan oleh manajemen, mereka adalah penonton umum. Berbeda dengan fans yang selalu datang saat tim menang maupun kalah, penonton umum biasanya datang saat tim mempunyai materi pemain bagus. Dan bagi penonton umum, harga tiket bagi mereka bukan masalah karena mereka menginginkan hiburan yang menyenangkan.

Sinyal seperti inilah yang seharusnya diperhatikan oleh pengurus Persis Solo ataupun manajemen yang kelak akan dibentuk untuk mengelola Persis Solo musim depan, bahwasanya manajemen tidak bisa bergerak sendirian dalam mengangkat prestasi sebuah tim. Ada banyak stackholder yang harus mereka ajak bergabung untuk mengembalikan kejayaan Persis Solo dan tidak hanya asal berkompetisi dengan materi yang terkesan bukan kumpulan pemain terbaik asal Solo.

Di sinilah dibutuhkan kebesaran hati semua pihak untuk bisa menahan diri dan tidak gegabah dalam melangkah. Ingatlah, Persis Solo adalah klub penuh sejarah yang dahulu menghadirkan banyak sekali cerita indah. Jika bukan kita yang mengembalikan kejayaan Persis Solo, lalu siapa?


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Piala Suratin, Pasoepati Tur De Semarang

PERSIS SOLO

RAIH POIN DI PADANG, TAK PERLU BERHARAP HASIL TIM LAIN

PERSIS SOLO

Jumat, Persis Gelar Uji Coba

PERSIS SOLO

Tugu Kebangkitan Nasional, Dicoret Lalu Dicat Lagi

PERSIS SOLO

26 Pemain Lolos Seleksi, 11 Pemain Tersisih

PERSIS SOLO

Persis Di Divisi Berapa?

PERSIS SOLO

Motivasi Kunci Kekuatan Laskar Sambernyawa

PERSIS SOLO

INI YANG DIINGINKAN JAFRI SASTRA DARI PEMAIN PERSIS SOLO