Home / PERSIS SOLO

Kamis, 22 Desember 2011 - 23:19 WIB

Bimo Putranto: Kami Hanya Ingin Yang Terbaik Bagi Persis Solo

Seperti yang sudah di rencanakan sebelumnya, DPP Pasoepati akhirnya menggelar acara debat terbuka pada kamis (22/12) malam di Balai Persis Solo.

ki-ka : Suwarmin, Kesit B Handoyo, Bimo Putranto, Amir Tohari

Acara yang bertajuk, Mau Di Bawa Kemana Persis Soloku, di hadiri oleh ratusan Pasoepati yang nampak antusias mengikuti perkembangan nasib tim Persis Solo.

Narasumber yang hadir dalam debat terbuka tersebut adalah, Bimo Putranto (Presiden Pasoepati) , Kesit B Handoyo (CEO PT.SIP), Suwarmin (Praktisi Media) dan Amir Tohari sebagai pembawa acara.

Bimo Putranto yang di daulat sebagai pembicara pertama, menyatakan bahwa Pasoepati ingin menjaga kondusifitas kota Solo.

“Pasoepati itu mendukung kota Solo untuk sepakbola yang lebih baik. Kami tidak peduli dengan kepentingan petinggi PSSI, kami pasoepati hanya ingin yang terbaik bagi Persis Solo” ujar Bimo.

Sementara itu, Suwarmin berharap pasoepati bisa lebih kompak dengan adanya dualisme kompetisi sepakbola di Indonesia.

“Pertama, kita jaga solo untuk tetap kondusif. Kedua, pro kontra ISL ini saya berfikir positifnya menjadikan barisan suporter Pasoepati lebih kuat dan kompak. Barisan suporter yang mengawal agar sepakbola indonesia jadi milik rakyat bukan milik kelompok tertentu” jelas Suwarmin.

Pria yang juga salah seorang pendiri Pasoepati ini mengatakan bahwa KLB  tidak akan menyelesaikan konflik yang terjadi di PSSI saat ini.

“Jika dikit-dikit PSSI KLB maka yakin besok akhir 2012 akan ada KLB lagi, Itu semua karena kepentingan. Ngurusi sepakbola sudah dicampur politik” ujar Suwarmin.

“Hak orang diluar  mungkin melihat, “jangan-jangan pasoepati dibayar sama orang PSSI atau golongan tertentu”. Silahkan saja berfikir begitu,  tapi kami pakai hati nurani dan tidak ada yang mempegaruhi kita untuk berpikir cerdas dan kritis. Intinya kami mendukung liga resmi dr PSSI karena dalam konteks kesuksesan hasil KLB di Solo” tegas Suwarmin.

Ratusan Pasoepati antusias hadir di acara debat terbuka untuk Persis Solo

Sedangkan CEO PT.SIP, Kesit B Handoyo menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjadikan Persis Solo menjadi tim profesional. Menurut Kesit, Persis solo punya tim, punya stadion, punya suporter. Sementara PT.SIP punya legalitas dan visi misi profesional.

“Yang saya pikirkan di persis solo ini ada 3, yaitu sepakbola, sepakbola dan sepakbola. Saya tidak ingin berpikir lain, saya ingin membangun persis solo menjadi tim profesional yang tidak menggunakan APBD” ungkap Kesit.

Terkait dualisme yang terjadi di tim Persis Solo, Kesit mengaku tidak pernah punya konflik dengan para pengurus Persis Solo.

“Jujur saya sedikit miris dan tidak enak mendengar Persis Solo versi PT SIP maupun Persis tandingan. Janganlah berfikir begitu, kita saudara. Saya tidak pernah punya konflik dengan pengurus maupun mas Paulus. Intinya mari kita sama-sama berikan yang terbaik untuk Persis solo” jelas Kesit.

Salah seorang anggota DPP Pasoepati, M Badres menegaskan bahwa DPP Pasoepati berencana kembali menggelar Diskusi karena tidak hadirnya perwakilan dari 26 klub anggota Persis Solo.

“Kami akan adakan lagi diskusi. Dan saya harap semua undangan datang Baik dari pengurus,K26 maupun PT.SIP. Kalau punya niat baik ya harusnya hadir kesini untuk urun rembug” tegas M.Badres.


Warning: preg_split(): Unknown modifier 'p' in /home/pasoepat/public_html/wp-content/themes/Detak Terkini/functions.php on line 183

Share :

Baca Juga

PERSIS SOLO

Gol Joko Rus Selamatkan Persis dari Kekalahan

PERSIS SOLO

Batal Lawan Persebaya, Widyantoro: Siapapun Lawannya Tidak Masalah

PERSIS SOLO

KALAHKAN PSIM, PERSIS SOLO JUARA PARUH MUSIM GRUP TIMUR

PERSIS SOLO

Latihan Bersama, Persis Taklukan AT Farmasi

PERSIS SOLO

Kondisi Fisik Pemain Alami Peningkatan

PERSIS SOLO

Junaidi: Saya Bisa Lakukan Rotasi Dengan Lebih baik

PERSIS SOLO

TAK ADA LAGI TIKET BOX, HANYA ADA PRESALE TIKET

PERSIS SOLO

Nostalgia The Jakmania dan Pasoepati Tetap Harmonis