tribun-lorSuporter tak hanya bernyanyi dan berteriak lantang, akan tetapi suporter juga harus bisa mendapatkan passion atas apa yang dilakukanya. Mendukung tim dengan hati dan perasaan suka cita tentulah menjadi sebuah kebanggaan bagi seorang suporter.

Pasoepati Saetama, suku yang biasa mendiami tribun utara Stadion Manahan ini resmi genap berusia 3 tahun pada Sabtu (23/11) kemarin. Sebagai komunitas yang berasal dari wilayah Solo kota, tentu tugas berat diemban oleh mereka karena menjadi tulang punggung Pasoepati di wilayahnya.

“Menjadi suporter sebetulnya sudah lama, namun berkumpul dengan teman-teman di Pasoepati Saetama kita genap 3 tahun lamanya,”jelas Yono Gepeng, Sabtu (23/11) malam.

Di tengah kondisi tim Persis Solo yang selama ini dalam kondisi terpuruk tanpa prestasi, Pasoepati Saetama menyikapinya dengan sabar sembari berharap Persis bisa meraih prestasi membanggakan bagi kota Solo.

“Ya sebagai pasoepati yang anggotanya dari Solo kota, tentu Persis menjadi kebanggaan bagi kita anak-anak Solo. Kita semua berharap Persis segera bangkit dan berprestasi,”lanjut Yono Gepeng.

Dirgahayu Pasoepati Saetama, semoga semakin kuat memegang jati diri sebagai jiwa Pasoepati dan tidak pernah lelah mendukung Persis Solo. Satu Pasoepati Satu!

5 responses to “3 Tahun Pasoepati Saetama, Semakin Membumi di Kota Solo”

  1. solomania awam says:

    oalaah slogan yaa broo.,.okee okee trims broo

  2. Bayoe shut up says:

    Saetama itu slogan Pasoepati Salam Edan Tapi Mapan bro

  3. solomania says:

    Maap Mau tanya mas, saya orang awam.,.
    Saedtama itu slogan Pasoepati atau suku bagian Pasoepati?

  4. adi kurniawan says:

    lebih bagus lagi ada sponsor yg tertempel di sekeliling lap yg mengatasnamakan pasoepati.net

  5. agil putjanto says:

    satu pasoepati satu…………..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.