Dikalahkan PPSM, Persis Tersingkir Dari Ajang Piala Indonesia
Persis Solo yang ketinggalan dua gol dari tuan rumah PPSM Magelang di babak pertama mencoba memperagakan permainan yang lebih menyerang di awal babak kedua dengan memasukkan Arnaldo Vilalba menggantikan Dian Fachrudin.

Vilalba, bermain emosional akhirnya harus menerima kartu merah
Masuknya Vilalba membuat permainan Persis Solo lebih menyerang di awal babak kedua. Peluang pertama bagi Persis hadir melalui tendangan keras Vilalba, namun tendanganya hanya melenceng di atas mistar gawang Dhika Bayangkara.
Tak patah semangat, para pemain Persis Solo terus mencoba mendobrak lini pertahanan PPSM. Ilham Hasan hampir saja mencetak gol bagi Persis di menit ke 52, namun tendangan Ilham hanya menerpa tiang gawang PPSM.
PPSM yang tidak ingin terus ditekan coba memasukan Kurniawan menggantikan Supri. Masuknya si kurus belum memberikan perubahan yang berarti bagi permainan tim tuan rumah.
Masuknya Vilalba membawa perubahan positif di lini depan Persis Solo, pemain asal Paraguay tersebut mampu membuat lini pertahanan PPSM bekerja ekstra keras untuk menghentikannya. Namun sayang akibat emosi yang berlebihan, sang pemain harus diusir keluar lapangan pada menit ke 68 .
Emosi Vilalba tak terbendung usai mendapatkan intimidasi dari Tinton, sehingga kedua pemain terlibat adu jotos di kotak pinalti PPSM, Wasit pun langsung mengeluarkan kartu merah untuk kedua pemain.
Keluarnya Vilalba tidak membuat Persis menurunkan intensitas serangan, hasilnya pada menit ke 76 Persis berhasil menipiskan ketinggalan melalui Ari Yuganda. Umpan terobosan dari Ilham Hasan berhasil diselesaikan dengan baik melalui tendangan keras kaki Ari Yuganda.
Usai berhasil menipiskan ketinggalan menjadi 1-2 (3-3), nampaknya Junaidi tidak ingin kehilangan momentum permainan, dirinya pun memasukkan Alto Yurgens guna menggantikan peran Yunet di lini tengah.
Di sisa 5 menit akhir menjelang permainan usai, kedua tim terus silih berganti melakukan serangan. Namun perjuangan para pemain Persis Solo akhirnya harus terhenti di menit ke 92 setelah sebuah tendangan bebas yang dilakukan Bangun Permana berhasil menjebol gawang Johan Setiyawan.
Skor kemenangan 3-1 untuk tim PPSM membuat Persis Solo harus tersingkir dari ajang Piala Indonesia.




















ndue knco simolodro . statuse ngene “siap2 ngamuk wasit yen ora dimenangke”
prtanyaan besar?
andai kalo Pasoepati boleh datang mungkin hasilnya gag seperti ini . Panpel tukang ngpusi !!
kalah menang biasa,tp kalau kalah karena panpel magelang ga sportif nah itu sangat menyakitkan. . .
percaya dan yakin pasti persis solo akan juara tinggal tunggu wktu aj..Pokoke smngat..
Akhirnya Bisa MembaLaz KeKalahAn Kemaren…!!
ada rencana indah dari ALLAH
musim ini ada hikmah yang berharga
semoga Persis Solo menjadi lebih baik
AMIN
berharap tahun depan menjadi milik kita
Maju terus Persis Solo Pasoepati neng mburimu Saedtama
Tetep semangat dan trus berjauang
yo jangan gitu tadi persis mainnya bagus
hanya tak ada dukungan padahal penontonnya tadi 1/2 dari kapasitas stadion panpele ngapusi
kecewa memang,sedih iya,nangis pasti,sakit hati jgn sampe.
Berharap kebaikan bg smua,tdk ada yg perlu disalahkan. Mari kt smua belajar dr kegagalan ini,mulai belajar menerima setiap kekalahan,tdk menyalahkan siapa2,bljr dewasa,tdk anarkis,tdk rasis. Selalu memberi solusi bukan emosi,memotivasi bukan mengintimidasi.
Mari bljr kawan,teriakan dgn lantang pesis solo jgn teriakan golongan
semg thn dpn persis tambah mandiri dan lbh baik dan di pegang oleh org2 yg benar2 peduli dan sportif.
AMIIIIIIIIIINNNN,,KITA DUKUNG TERUS PERSIS SOLO KITA….!!!
ita bro,hanya itu yang bisa kita perbuat.
ya seperti itulah sepak bola.
ada tangis ada bahagia ada bangga.
tapi intinya bagaimana bersikap agar kita tidak terpuruk manakala tim kebanggaan kita gagal total.
kalo kita dewasa pasti akan menjadi lebih baik tapi sebaliknya kita akan hancur berkeping2 akibat ulah kita sendiri bukan ulah orang lain.
… sing penting PERSIS main tekan rampung kompetisi.
yen pemain&pelatih setengah hati ki dadine yow koyo ngene.bayaran emank hak”e tp yow ra koyo ngene carane,dilit2 mutung mulih kampung,ra latihan. mesakne PASOEPATI dukung PERSIS tenanan tp KECEWA dengan keadaan. buat manajemen jg ,tlong tahun depan bikin persis lebih MAJU. AMIEN…………………………………………………
ADA YG JANGGAL DARI LAGA HARI INI MULAI DARI PANPEL SAMPAI WASIT.
betul kawan akibat dari ketidakprofesionalnya management, persis solo dan pasoepati harus menerima imbasnya
berawal dari ketidak profesionalitas tim dan menejemen…berbuah buruk dan kekecewaan untuk semua pihak…musim ini pasoepati lagi2 mendapat kekecewaan yang amat dalam.
bener mas brow,pemain,pelatih&manajemen MENGECEWAKAN.