Hermansyah dan Sandi Firmansyah Mundur dari Persis Solo ?
Polemik gaji yang tak kunjung usai di tim Persis Solo pada akhirnya menimbulkan permasalahan baru. Setelah beberapa waktu lalu tim memboikot latihan dan merencanakan memboikot pula pertandingan, kini masalah baru pun muncul. Kabarnya, asisten pelatih yang bertindak sebagai pelatih kiper, Hermansyah, memilih mundur dari tim kebanggaan Pasoepati.

Pembayaran gaji selama 2 bulan tak kunjung dilunasi, Sandi Firmansyah dan Hermansyah berencana akan memilih mundur dari tim Persis Solo.
Mundurnya Hermansyah dari tim tak lain disebabkan oleh persoalan gaji yang tak kunjung usai di tim Samber Nyawa, julukan Persis Solo. Kabar mundurnya Hermansyah diperoleh redaksi PasoepatiNet pada hari Selasa (8/5) malam.
Dalam komunikasinya kepada redaksi, bang Herman, begitu Hermansyah sering disapa, memilih mundur dari tim karena dirinya merasa tidak dihargai lagi. Pelatih kiper yang pernah menukangi tim Persikota, Persija, Persidafon, Persebaya dan Persema ini, juga menambahkan bahwa tertunggaknya gaji selama 2 bulan berturut-turut menjadi pangkal penyebab dirinya memilih mundur dari Persis.
“Abang mundur dari Persis karena kita seolah tidak dihargai lagi sama insan sepak bola. Apalagi masalah gaji 2 bulan yang belum dibayarkan, sedangkan kita sudah bekerja maksimal di Persis. Ini masalah prinsip. Abang memohon maaf juga untuk Pasoepati,” ujar Hermansyah kepada redaksi PasoepatiNet, Selasa (8/5) malam.
Hermansyah memang memiliki pilihan untuk mundur dari tim karena di surat perjanjian kontrak, pilihan tersebut memang tertera dan sudah saling disepakati antar kedua belah pihak. Ketidakmampuan manajemen Persis membayarkan gaji selama 60 hari berturut-turut, menjadi dasar bagi Hermansyah untuk memilih mundur dari tim.
“Di perjanjian kontrak tertera jika pihak pertama tidak dapat memberikan salary berturut-turut sampai 60 hari (2 bulan), maka pihak kedua boleh mundur dan terbebas dari klub. Tapi, pihak pertama tetap diwajibkan membayarkan gaji 2 bulan yang belum dibayarkan,” sambung Hermansyah.
Selain Hermansyah, penjaga gawang utama Persis Solo, Sandi Firmansyah, kabarnya juga akan mengikuti jejak pelatihnya tersebut. Sama halnya dengan Hermansyah, Sandi akan memilih mundur dari Persis karena adanya permasalahan gaji.
Kepada redaksi PasoepatiNet, Sandi mengatakan bahwa dirinya akan kembali ke Solo sekedar untuk mengambil barang-barang pribadi miliknya yang saat ini masih berada di mess.
“Saya akan balik ke Solo, tapi mungkin hanya untuk mengambil barang-barang saya saja. Saya pemain yang memiliki prinsip. Jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya, terutama untuk Pasoepati,” ujar Sandi kepada redaksi.
Terkait mundurnya Hermansyah dan Sandi Firmansyah, hingga berita ini diturunkan pihak manajemen Persis maupun CEO Kesit B. Handoyo belum memberikan keterangan resminya. Namun yang pasti, dengan adanya rencana mundur dari asisten pelatih dan pemain Persis tersebut, jelas menjadi pukulan telak bagi laskar Samber Nyawa.
Polemik gaji yang tak kunjung usai kini seolah menjadi bom waktu bagi tim Persis Solo sendiri. Jika semakin lama polemik gaji tak segera terselesaikan, maka dipastikan berbagai masalah baru lainnya pun akan segera muncul di tim armada merah Persis. #SaveOurPersis




















. masya allah
. apa yg ditakutkan benar-benar terjadi
. kami pasoepati tanpa mengurangi rasa hormat tetap menghargai kerja keras anda (bung hermansyah & sandi)
. semoga sukses di tim lain
Menejemene ger mikiri wetenge dwe og,mulaknow pemaine soyo kuru ” kbh ,pemaine mendingan metu yen ora d gaji weh…,d jagak’e sewulan pisan kanggo ngopeni anak bojo ehh nganti 2 wlan g metu” ,galo anak’e hermansyah nangis njalok jajan ,
kpn majune persis yen ger mslh’e gaji pemain g d byr ,aq ger biso ndong’o gen persis bzo urip trus, biso” neng Afc ,amin pas-jak
mana nih bung kesit jangan lari dr tanggung jawab.
kita sudah punya tim bgus tp malah jd kaya gni.
blm tentu thn dpn materinya sebagus ini.
masalah ini pasti ad jalan keluarnya ko!
erimakasih Bang Herman<, Terimakasih Sandy
Pye iki?nyesek m0c0ne,
loyalitas terbentur gaji
) =))
Juventino @tlg hrgai pemain,anda mau krja tp g d gaji???Silahkan k rmh sy.pemain jg punya perut yg sllu lapar
Manajemen cuma bisanya ”ngathung” az.gak bisa usaha yg lainnya.bwt bang herman ‘n sandy,trmksh ats krj krsnya slma ini
..Hla rak tenan to….Konsorsium e mbledos……
haduh,,,,,sandi…………………………ojo to
PASOEPATI mendukung PERSIS tanpa pamrih dg cucuran darah, keringat dan air mata, semua demi persis. sandy apa yg sudah kamu berikan untuk persis? mana loyalitasmu? salut untuk semua pemain yang masih tetap komit untuk persis demi PASOEPATI,,
masih teringat tahun 2010,saat pemain beberapa bulan g digaji,bahkan makan pun PASOEPATI yg nyiapin, dan saat laga terakir ditangerang kiper waktu itu dian rompi menangis meminta maaf pada PASOEPATI,jga saat play off disemarang,semua pemain meminta maaf dan ada beberap yg berlinang air mata.tapi sekarang?
setuju mas,pemain sekarang banyak yg matre
sing nulis nduwurku ki wong pekok,,,po gelem kwe kerjo ra di bayar???iki urusane weteng,,,lha anak bojone sandy meh di pakani ungkal po pie???jng asal njeplak bung,,kasian klo sandy baca coment anda ini,,,mikiiiiirrroooo
Sandy dan hermansyah mreka pelatih dan pemain berkelas nasional..hermansyah pun prnah melatih persija,persebaya dll…..saya hanya bisa mengucapkan teri ma kasih banyak atas kerja keras anda….kami tau anda butuh uang kita semua butuh uang untuk menyambung hidup…..semoga anda dpt tmpt yg lebih pantas buat kesejahteraan anda….TERIMA KASIH BANYAK…..
MENEJEMENE PIYE IKI……………………… APA JUMLAH UANG TIKET KURANG ??????????
selamat jalan teman..terimakasih atas jasa kalian
iki pye cah???
kog malah mawut kie…
astagfirullah ,