Babak Pertama: Persepar 1 – 0 Persis Solo
Persis Solo menghadapi tuan rumah Persepar Palangkaraya, sabtu (28/1) sore dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama PSSI di stadion Tuah Pahoe Palangkaraya.

Pada babak pertama, Junaidi menurunkan trio Michael Ndubuisi, Sofyan Morhan serta Rusdiansyah di lini pertahanan Persis Solo. Untuk posisi penjaga gawang dipercayakan pada Sandi Fimansyah.
Sementara di lini tengah, Affan Lubis akan bahu membahu dengan Imam Rochmawan serta Ade Candra. Dua bek sayap yang dipasang Junaidi adalah Ari Yuganda dan Yogi Alfian.
Fernando Soler tidak dimasukan dalam formasi awal. Nama striker asal Kartasura, Ferryanto dan Ilham Hasan menjadi duet di lini depan Persis Solo.
Begitu Kick off dimulai, tuan rumah Persepar langsung melakukan tekanan ke lini pertahanan Persis Solo. Tekanan pemain tuan rumah di awal pertandingan membuat lini pertahanan Persis Solo menjadi tertekan.
Alhasil, pada menit ke 9 tuan rumah Persepar Palangkaraya berhasil menjebol gawang Sandi Firmansyah melalui penyerangnya, Ahmad Faizal. Satu gol tim Persis Solo ketinggalan atas tuan rumah Persepar.
Tak ingin terus di tekan, para Persis Solo mencoba mencoba keluar menyerang dan mengimbangi agresifitas permainan tim tuan rumah. Hasilnya pada menit ke 12 kubu Persis Solo mendapatkan peluang mencetak gol melalui tendangan bebas. Namun sayang tendangan tersebut tidak bisa menuju ke gawang Persepar yang di kawal Lendi.
Menit ke 15 tendangan keras dari Ade Candra hanya melenceng tipis dari sisi gawang Persepar. Tak ingin terus di tekan oleh Persis Solo, tim Persepar juga melakukan serangan balasan.
Menit ke 29 tendangan penjuru yang dilakukan pemain Persepar membahayakan gawang Persis Solo, namun kesigapan Sandi Firmasnyah berhasil mengamankan gawangnya dari serbuan pemain tuan rumah.
Para pemain Persepar nampak lebih mendominasi permainan sehingga para pemain di ini pertahanan Persis Solo harus bekerja ekstra keras mengamankan daerahnya.
Hingga 45 menit babak pertama berakhir, tuan rumah Persepar masih unggul 1-0 atas tim Laskar Sambernyawa Persis Solo.














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




pertama menang, kedua menang, ketiga seri, keempat kalah….wah kok turun terusss…..ojo koyo solo fc wingi, menangan di awal, trus masuk papan bawah….harus sgr dievaluasi….
Pemain official @PersisSolo protes thdp keputusan wasit menganulir gol Persis td. Penonton di tribun VIP melempari aqua ke bench Persis
FT persepar 1 – 0 persis
Kekalahan pertama
FT 0-1
FT KALAH TIPIS 0-1
gol persis dianulir
piye hasile min