Minggu, Pasoepati Bersihkan Jl Slamet Riyadi
Dalam rangka menyemarakkan hari jadinya yang ke 12, Pasoepati bakal melakukan jalan sehat dan aksi kebersihan masal. Kegiatan yang mengambil tema, “Pasoepati Peduli Kota” ini akan dilaksanakan pada Minggu (22/1) di sepanjang Jl Slamet Riyadi Solo, mulai pukul 06:00 WIB.

Sekjen DPP Pasoepati Anwar Sanusi mengungkapkan, kegiatan ini merupakan aksi sosial dari Pasoepati untuk peduli terhadap Kota Solo.
“Ini merupakan wujud kepedulian kami, bahwa Pasoepati sebagai komunitas suporter juga memiliki kepedulian terhadap kota ini,” ungkap Anwar saat rapat koordinasi pengurus dan korwil Pasoepati di Balai Persis, Kamis (19/1) malam.
Menurut Anwar, kegiatan ini juga sebagai ajang olah raga bersama dan silaturahmi keluarga besar Pasoepati. Untuk itu dia berharap agar seluruh Korwil yang tersebar di wilayah Eks Karesidenan Surakarta bisa hadir dalam kegiatan sosial ini.
Sementara itu, Juru Bicara Pasoepati Amir Tohari menambahkan kegiatan yang dikemas dalam titel “Pasoepati Peduli Kota” ini bertujuan untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa Pasoepati bukanlah komunitas yang hanya peduli terhadap sepak bola saja.
Acara sapu bersih Jl Slamet Riyadi ini, katanya, akan dimulai dari Stadion Sriwedari pada pukul 06:00 pagi. “Dari Sriwedari, kita akan berjalan ke arah barat hingga Purwosari dan kemudian balik lagi sambil mengambil sampah yang ada di Jl Slamet Riyadi,” ungkapnya.
Selain memungut sampah yang ada di Jalan Slamet Riyadi, Pasoepati juga akan membentangkan spanduk yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan kota.
Usai membersihkan sebagian Jl Slamet Riyadi, seluruh anggota Pasoepati akan disuguhi hiburan pertunjukan musik yang akan digelar di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Solo.
Sejumlah grub band kota Solo akan tampil untuk memberikan hiburan pada Pasoepati dan masyarakat Solo yang sedang menikmati car freeday.
Pada bagian lain, Amir mengungkapkan, dalam rangka HUT yang ke 12 ini Pasoepati juga akan menggelar serangkaian kegiatan sosial lainnya.
Salah satu kegiatan yang sudah diagendakan adalah donor darah yang akan dilangsungkan pada awal bulan Februari mendatang. (DPP Pasoepati)














"Aku meminta Pasoepati tetap mendukung Persis dengan bentuk kreatifitas mereka seperti bernyanyi, berteriak, koreografi dan aksi apa saja asal jangan lagi melakukan lempar-lemparan ke dalam lapangan atau lemparan ke suporter lawan. Kalau memang suporter lawan yang memulai, ya kita harus berusaha jangan sampai terpancing. Apapun yang terjadi di dalam lapangan pertandingan, jangan ada lemparan dari luar. Suporter Pasoepati harus bisa menjadi contoh kalau sepak bola yang sesungguhnya itu ada di Solo, bukan di kota lain.”
Javier Roca, gelandang serang Persis Solo.




Membangun Kepedulian Berkelanjutan
Pasoepati dapat dikategorikan sebagai organisasi kepemudaan dengan suporter Persis Solo sebagai anggota-anggotanya. Nuansa sepakbola yang melatarbelakangi keberadaan Pasoepati berimplikasi bahwa keberadaannya sangatlah lekat dengan publik dikarenakan sepakbola merupakan jenis olahraga yang paling dekat dengan masyarakat. Dengan kata lain, Pasoepati-pun merupakan organisasi yang memiliki ikatan kuat dengan masyarakat.
Berangkat dari keunggulan komparatif yang dimiliki, Pasoepati memiliki segala kesempatan untuk berbuat lebih bagi masyarakat di samping core activity-nya untuk membangun tradisi dukungan terhadap tim secara damai dan kreatif. Loyalitas dan dedikasi anggota yang diinspirasi oleh dukungan terhadap Tim Kebanggaan dapat ditransformasikan menjadi dukungan-dukungan lain terhadap kemajuan kota Solo dan sekitarnya sebagai domain darimana anggota berasal. Permasalahan-permasalahan sosial yang ada di tengah masyarakat layak untuk mendapat perhatian lebih dari Pasoepati sebagai wujud partisipasi aktif terhadap pembangunan dan kemajuan kota. Kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan adalah permasalahan utama yang banyak dihadapi oleh masyarakat. Pasoepati dengan loyalitas dan dedikasi anggotanya berkesempatan untuk menggerakkan partisipasi anggota untuk berkontribusi aktif dalam permasalahan-permasalahan tersebut.
Orientasi tersebut sekaligus juga pendidikan bagi anggota untuk menebarkan perdamaian ke wilayah lain di luar sepakbola. Perdamaian yang terbentuk dari rasa aman dan nyaman dari permasalahan yang mengancam di sektor pendidikan dan kesehatan akibat kemiskinan. Pasoepati memiliki kesempatan untuk berperan lebih dalam membangun generasi negeri, berawal dari sepakbola kemudian meluas ke bidang-bidang sosial kemasyarakatan yang lain. Sudah saatnya Pasoepati memetakan secara lebih baik kualifikasi dan kompetensi yang ada di dalam tubuh Pasoepati. Kualifikasi dan kompetensi yang terpetakan dapat menjadi modal untuk peran lebih lanjut dalam pembangunan yang ditopang oleh loyalitas dan dedikasi tanpa batas. PASOEPATI MEMBANGUN NEGERI BERAWAL DARI SEPAKBOLA MENUJU PERMASALAHAN SOSIAL KEMASYARAKATAN YANG LAIN. BANGUNLAH JIWANYA, BANGUNLAH BADANNYA, UNTUK INDONESIA RAYA…….Pasoepati dunk dunk dunk
wah ngko neg wit witane ibu ibu pkk seng digowo pie cobo mas
wah bos…drpd acra bersih2 yg cmn bgus sesaat aja…apkh alngkh baiknya acra dganti dgn pasoepati sejuta pohon aja…jd dlm acra itu pasoepati dwjibkn mmbwa bibit pohon untuk dtnam…terserah pohon apa dan jumlhnya…ini mlh akan brmnfaat bgi masa dtang…mngurangi pmnasan global…dan jga aset bgi anak cucu kita nanti…ini sran saya…mhon dpertimbngkn om.
SOLO, KOMPAS.com — Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, berencana menyaksikan pertandingan antara Persis Solo melawan PSS Sleman dalam kompetisi Liga Prima Indonesia (LPI) yang akan berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (21/1/2012) sore. Pagi harinya, ia akan lebih dulu ke Trenggalek, Jawa Timur, untuk peletakan batu pertama pembangunan Stadion Menaksopal.
Soal stadion, Djohar berharap, perusahaan-perusahaan bersedia membangun stadion-stadion dengan kualitas standar seperti terjadi di luar negeri. Ini untuk mengimbangi stadion-stadion yang ada selama ini yang banyak di bawah standar.
“Saya ingin mendorong bagaimana agar perusahaan-perusahaan di sini mau seperti perusahaan di Jepang, membangun stadion yang memenuhi standar internasional,” kata Djohar saat singgah di Graha Solo Football, yang menjadi markas Persis Solo yang berlaga di LPI.
Ia lantas mencotohkan yang terjadi di Jepang, banyak perusahaan membangun stadion, seperti Ajinomoto Stadium atau Nissan Stadium. Infrastruktur yang baik menjadi salah satu program utama kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Djohar.
Joooº°˚˚°ºss Joooº°˚˚°ºss Joooº°˚˚°ºss
Pasoepati hanya untuk SOLO
jooosssss…..
lha tim yg satu.a yg ngaku dri solo itu kegiatan.a apa ya
SAETAMA


SAETAPAN
SACAYA
dulur2 pasopati jangan lupa sabtu sore nonton sambil nyetel RRI live Persis x PSS
ikut
pasoepati jos
Ihiiiir
mantafffff
No comments
pasoepati peduli jossss